November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Sukirman dan Pembahasan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Bangka Barat

Bangka Barat _ Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, SH., menerima kunjungan Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia terkait Pembahasan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA) di Kabupaten Bangka Barat bertempat di ruang OR 1 Kamis _ 18/11/21.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat datang kepada rombongan di Bumi Sejiran Setason.
Dirinya menyebutkan bahwa persoalan anak dan genre serta peran perempuaan sangat penting dan harus menjadi perhatian.
“ini terkait dengan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kabupaten Bangka Barat,” katanya.
“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak. Dan saat ini dua desa di Bangka Barat menjadi model DRPPA, yaitu Desa Ibul dan Cupat,“ katanya.
“ Saya berharap desa yang terpilih dan peduli anak dapat menjalankan tugasnya sesuai instruksi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dengan berbasis gender,” tutupnya.
Sementara itu kepala DP2KBP3A, Suwito, S.E, mengatakan ini memang program Kementerian dan dalam hal ini pihaknya sudah menyiapkan dua desa,yaitu Desa Ibul dan Cupat.
“Kita akan bersinergi bersama OPD, stakeholder dan lintas instansi agar seluruh komponen”
“masyarakat memiliki persepsi sama tentang konsep pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak”.
“Jika sudah terealisasi,
harapannya anak-anak bisa berkarakter dan bersaing menuju masyarakat maju sejahtera dan bermartabat”
” serta memiliki anak yang berakhlak mulia, “ tutupnya.
Yang di hadiri Bupati Bangka Barat, Kepala Dinas PPA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asdep PHA atas pengasuhan dan lingkungan Pprovinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perwakilan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat, Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Camat Paritiga, Kepala Desa Ibul, Kepala Desa Cupat, forum anak Bangka Barat.

dedra (80)

Semua butuh proses dan semua harus belajar dan belajar.

BACA JUGA :   Progres Terkini Stadion Kebanggaan Warga Jakarta
Bagikan Yok!