November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Evolusi Manusia

Apakah kamu merupakan salah satu yang menyimpulkan kekeliruan fatal bahwa nenek moyang manusia itu adalah kera. Nah jika iya kamu salah total. Ya Charles Darwin tidak pernah mengatakan bahwa manusia berasal dari kera lalu darimana kita semua berasal. Dalam beberapa kitab suci mengatakan bahwa manusia purba pertama yang lahir di bumi adalah Adam dan hawa. Nah rupa mereka tidak diketahui dengan jelas karena saat itu belum ada teknologi kamera seperti saat ini, nah teori lainnya mengatakan bahwa leluhur manusia alias homo Sapiens sudah ada sekitar 2000 atau 150 000 tahun lalu di Afrika. Yah evolusi manusia sendiri merupakan ranah yang tidak pernah selesai dan untuk mencari tahu keberadaannya. Berikut fakta mengenai evolusi manusia.
➡️Manusia bermigrasi dari Afrika 1 juta tahun yang lalu. Sebelum kamu, ibu, atau nenek kamu yang hadir saat ini homo Sapiens leluhur manusia modern diketahui sudah ada sejak 80.000 tahun yang lalu. Akan tetapi jauh sebelum homo Sapiens di Afrika lahir, spesies manusia yang lebih tua yaitu homo erectus telah lebih dulu eksis. Sejarah perkembangan manusia telah memakan waktu panjang sekali. Homo erectus hidup bermigrasi berkeliling Eropa dan Asia sejak satu miliar tahun yang lalu. Nah, ketika homo Sapiens meninggalkan Afrika mereka kemudian bertemu dengan spesies manusia lainnya yakni homo erectus dan homo eriandirectal yang telah membangun wilayah membuat keturunan, berevolusi dan singkat cerita lahirlah generasi kita.
➡️ Keragaman genetik manusia sangat rendah
Kamu pasti sudah tahu kan bahwa setiap manusia dimuka bumi ini memiliki gen, ras, suku, yang berbeda beda. Nah meskipun berbeda beda sebetulnya genetik manusia itu sangat rendah jumlahnya dari yang kita bayangkan. Para ahli genetik populasi menggunakan ukuran ovulasi efektif untuk menggambarkan keragaman genetik dan hasilnya populasi jumlah genetik saat ini berkisar sekitar 15.000 orang, sedangkan populasi dunia hari ini 7 miliar.
➡️ Kamu bagian dari Neanderthal
Neanderthal adalah bagian anggota jenis homo atau spesies leluhur manusia yang telah punah. Spesies ini berasal dari zaman leostosin. Fosil Neanderthal ditemukan di daratan Eropa,dan asia termasuk Indonesia. Dinamakan Neanderthal karena sesuai dengan lokasi pertama spesies ini ditemukan di lembah neandert Jerman. Dilansir dari blibi Indonesia DNA Neanderthal masih tersimpan di manusia modern. Hal ini karena spesies kita homo Sapiens kawin dengan Neanderthal sekitar 100.000 tahun yang lalu. Terlebih lagi kadar gen Neanderthal pada orang Eropa dan Asia saat ini bisa 1 hingga 4 persen. Nah, Neanderthal memiliki tengkorak yang mengalami evolusi dan membentuk tengkorak kita saat ini
➡️ Populasi manusia berkurang 80.000 tahun yang lalu.
Sekitar 80.000 tahun lalu sesuatu mesterius terjadi yang mengurangi ukuran genetik manusia. Keragaman genetik kit menyusut saat itu, ada berbagai teori tentang mengapa hal ini mungkin terjadi mulai dari bencana apokaliptik yang disebabkan oleh letusan gunung berapi. Hingga kawin campur antara populasi kecil yang menyebabkan ketidak berlanjutan generasi
➡️ Nenek moyang kita memang pelaut
Sebelum ada pesawat saat ini, Jalut laut merupakan jalur yang dilewati orang tempo dulu. Karena bumi kita dipenuhi air maka untuk bisa pindah dari daerah ke daerah lainnya orang harus menggunakan kapal, itulah yang dilakukan Nenek moyang kita. Nenek moyang kita merupakan chailer yang berlayar dan menghuni seluruh benua. Mereka berlayar dari Afrika ke Australia sekitar 50.000 tahun yang lalu. Lalu Asia ke Amerika 25.000 tahun yang lalu menggunakan kapal kapal kecil melintasi samudera Hindia dan Pasifik yang luas. Hingga akhirnya manusia hidup di seluruh benua di dunia. Nah jika kamu punya hobi jalan jalan atau melaut
itu karena kita menyimpan gen nenek moyang kita
➡️ Api merupakan alat bantu
Jauh sebelum ada smartphone canggih saat ini homo Sapiens selalu menggunakan api sebagai alat bantu. Nah jika kita sekarang ada aplikasi dalam smartphone yang membantu membereskan persoalan. Nah api dalam kehidupan terdahulu menjadi alat bantu berburu dan bertahan hidup. Api digunakan untuk membuat dan membakar tungku umbi dan lain sebagainya. Arang api juga digunakan untuk mendekorasi ruangan
➡️ Manusia masih akan terus berevolusi
Sama seperti pendahulu kita anatomi tubuh manusia masih akan terus melakukan evolusi selagi masih ada kehidupan dan terus melakukan perkawinan evolusi akan terus berlanjut. Ahli biologi mengatakan bahwa evolusi manusia masih akan terus berlanjut akan ada manusia manusia baru lahir dengan warna kulit, mata, ukuran otak, berbeda beda di berbagai penjuru dunia. Jadi apakah kita berevolusi menjadi lebih cerdas atau malah menyusut nih, entahlah yah, hanya waktu bisa menjawab.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Melihatmu Saja Membuatku Bahagia