November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Rumahku yang Malang

Puisi : Rumahku yang Malang

Banyak sampah berserakan di mana-mana
Kecoak dan tikus menggerogoti sisa-sisa makanan
Tembok-tembok terlumuri oleh sisa-sisa minyak goreng
Bau makanan busuk menyebar ke sana kemari
Makanan kadaluwarsa mengeluarkan bau tak sedap
Air bekas cucian menggenangi tempat pencucian piring
Sampah-sampah bumbu dapur menumpuk jadi gunung
Tas-tas kresek usang dibiarkan begitu saja di rak piring
Oh, dapurku kacau sekali….
Baru aku tinggal selama seminggu
Keadaannya sudah kacau begini
Gimana kalau aku tinggal sebulan
Bisa-bisa dapurku tak berbentuk lagi
Bukan hanya dapur saja….
Seisi rumah berantakan kayak kapal pecah
Kepalaku juga mau ikutan pecah menatap semua ini
Aku pikir kalau aku pergi semuanya akan baik-baik saja
Ternyata kondisinya semakin buruk
Rumah, kau pasti sangat menderita selama aku pergi
Suamiku pasti tak mengurusmu dengan baik
Anak-anakku sibuk main game aja ya kalau di rumah
Ayah mertua juga enggak peduli ya sama kamu
Kasihan sekali kamu rumah….
Hidupmu sangat tersiksa sekali
Aku tak tega membiarkanmu sendirian lagi
Sekarang, berhentilah menangis….
Aku sudah pulang untuk mengurusmu kembali
Semuanya akan kembali baik-baik saja
Aku di sini selalu ada untukmu
Hentikan tangisanmu wahai rumah
Aku bilang….
Aku sudah kembali lagi
Kau tidak perlu khawatir lagi
Tidak akan kubiarkan ada orang yang menyiksamu
Aku di sini akan melindungimu sekuat tenagaku
Jangan cemas dan jangan khawatirkan apa pun lagi
Oh tidak, kulitmu mulai mengelupas….
Oh tidak, atapmu ada yang berlubang…
Oh tidak, ada salah satu pintu yang rusak….
Oh tidak, ada kaca rumah yang pecah….
Malang sekali nasibmu rumahku
Tidak ada satu pun di keluarga ini yang peduli kepadamu
Mereka hanya sibuk dengan dunianya sendiri
Padahal engkau telah setia melindungi mereka
Tapi, balasan apa yang mereka berikan kepadamu
Mereka membuat dirimu hancur berantakan
Mulai sekarang aku berjanji kepadamu
Aku tidak akan meninggalkanmu seorang diri

BACA JUGA :   Sastra: Kesunyian Malam

Sumber gambar:
https://pixabay.com/id/photos/rumah-lorong-kamar-koridor-suram-2662965/

Baca juga:

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!