November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Bukan Cuma Aku

Karena tidak semua orang bisa di ajak berdiskusi secara deep. Mengenai hidup, masa depan atau masa lalu. Tidak semua orang bisa menerima cerita kita atau memberi sign atau solusi buat kita. Satu lagi yang menurut gue relate banget. Saat malam datang ada orang yang sedang dibanjiri air mata. Dan itu kejadian juga ke gue. Apa pun masalah yang udah berhasil gue simpan dalam-dalam, gak taunya meluap. Malam ketika semua orang udah bobok gue malah sibuk nenangin diri gue sendiri. Bicara kalau lo orang kuat, gak boleh nangis, lo bisa ngehadapin masalah ini dan bla bla bla.. Di situlah gue menyadari kalau di dunia ini gak cuma gue yang mendapat hambatan sebesar ini. Kita gak tau mungkin banyak orang di luar sana yang jauh mendapat masalah yang jauh lebih besar. Makanya, gue sering memberi diri gue compliment. Apa aja deh, mau gue berhasil menyelesaikan sesuatu kayak ujian tanpa ada hambatan, ngerjain tugas on time dan lain-lain intinya gue kasih wadah untuk memberi compliment untuk diri gue sendiri. Mungkin ada kalanya lelah. Kayak, capek kenapa harus gue simpan terus dan berpura-pura ga kenapa-kenapa. Tapi, trust me itu bisa sedikit demi sedikit bikin overthinking lo berkurang dan bisa maju menghadapi persoalan rumit hidup. Anggap aja hidup itu game. Sekali selesaiin mission kalian harus menyediakan reward dan compliment. Karena setiap satu misi selesai, kalian akan di hadapi misi-misi yang semakin terjal dan susah. Jadiin reward dan compliment itu motivasi biar bisa segera menyelesaikan masalah itu. Karena kalian gak sendiri. Contoh aja yang gue rasakan saat ini.
Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Sunset di Sore Hari