November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Syair-Syair yang Menyentuh Hati dan Meneteskan Air Mata

Syair-Syair yang Menyentuh Hati dan Meneteskan Air Mata

Hati Seorang Ibu
( Karya : Ibrahim al-Mundzir rahimahullahu)
( Diterjemahkan oleh : @abinyasalma)

Suatu hari, seseorang membujuk seorang bocah yang pandir
Dengan iming² uang agar ia beroleh apa yang didamba
Ia berkata : bawakan padaku hati ibumu wahai pemuda
Semua dirham, perhiasan dan mutiara ini ‘kan memilikmu
terjadilah, ia menikam dada ibunya dengan belati
Lalu ia keluarkan hatinya dengan seketika itu
Namun karena hawa nafsu ia pun ceroboh tergesa²
Sehingga jatuhlah hati ibunya menggelinding terkotori debu
Tiba² hati sang ibu memanggilnya dalam keadaan terbalut debu
“Wahai anakku, buah hatiku, apakah kamu ditimpa bahaya?”
Seakan² suara ini meski penuh belas kasih kepadanya
Adalah aliran kemurkaan langit kepada seorang bocah
Dia (tersadar) melihat betapa kejinya kejahatan itu
Yang belum pernah ada orang lain melakukannya di dalam sejarah manusia
Serta merta ia pun berbalik mengambil hati ibunya tersebut dan mencucinya
Dengan cucuran air mata yang mengalir begitu derasnya
Bocah itu berkata, “wahai hati, balaslah aku dan jangan kau maafkan
Karena kejahatanku tidaklah terampuni”
Lalu ia pun menarik belatinya untuk menikam dadanya sendiri
Tikaman yang akan memberikan pelajaran bagi orang yang mau mengambil pelajarannya
Tiba² hati ibunya itu memanggilnya, “hentikan nak…!
Janganlah kau tikam lagi hatiku untuk kedua kalinya!!

Syair Iman Syafi’i

Imam Syafi’i mempunyai sajak yang indah, beliau berkata :
Sesungguhnya Allah Memiliki hamba-hamba yang cerdas
Mereka menceraikan dunia dan takut akan fitnah
Mereka memperhatikan dunia manakala mereka mengetahui….
Bahwasanya ia bukan tempat tinggal bagi orang yang hidup
Mereka menjadikan ia sebagai samudra dan mereka menjadikan….
Amal-amalan shalih di dalamnya sebagai kapal-kapal
(Referensi : @abuabdrahmanchannel)

BACA JUGA :   Tolong Diriku

Sumber gambar:
https://pixabay.com/id/photos/qur-an-quran-baca-untuk-membaca-4095475/

Baca juga :

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!