November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Istighfar

adalah tindakan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah yang dilakukan oleh umat Islam. Hal ini merupakan perbuatan yang dianjurkan dan penting di dalam ajaran Islam. Tindakan ini secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab astaghfirullah, yang berarti “Saya memohon ampunan kepada Allah”.

Seorang Muslim menyebut perkataan ini beberapa kali, bukan saja ketika meminta ampun dari Allah sebagai doa, malah juga ketika dia sedang berbicara dengan orang lain. Apabila seorang Muslim hendak mencegah dari melakukan perbuatan yang salah, atau saat ia mau membuktikan bahwa dia tidak bersalah pada satu peristiwa dia menggunakan pernyataan ini. Setelah salat, seorang Muslim dianjurkan melafalkan perkataan ini sebanyak tiga kali.

Istighfar dalam filosofi Islam bermakna seseorang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya. Dalam Islam, makna Istighfar tidak terletak pada pengucapannya, tetapi pada seberapa dalam seseorang yang beristighfar memaknai dan menghayati apa yang ia ucapkan, dalam konteks yang lebih jauh lagi, agar ia terus mengingat Tuhan di saat ia tergoda untuk melakukan perbuatan dosa, dan apabila telah melakukan dosa, maka istighfar adalah titik baginya untuk bertekad tidak mengulangi perbuatannya.

Hati yang sadar terganggu setiap kali melakukan dosa akan merasakan kecemasan. Mungkin Anda menyinggung seseorang dan percakapan itu sangat membebani pikiran Anda.

Dengan Istighfar, ada kemungkinan Anda akan merasa lebih baik. Ada kemungkinan bahwa setelah meminta pengampunan, setidaknya Anda sudah berusaha untuk memperbaiki kesalahan Anda pada Allah (ta’ala).

Diketahui bahwa Rasulullah sering mengucapkan Istighfar. Dia meminta maaf setidaknya tujuh puluh kali sehari.

BACA JUGA :   Baik Agamanya

Bagi kita semua, ini adalah model perilaku dan inilah doa yang dapat kita jadikan bagian dari hidup kita.

‘Abdullah bin’ Amr meriwayatkan dari Abu Bakar As-Siddiq bahwa ia berkata:

“Wahai Rasulullah, ajari aku permohonan yang bisa saya doakan dalam Shalat.” Dia Muhammad SAW berkata: “Katakan: ‘Ya Allah, aku telah banyak berbuat salah pada diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Jadi maafkan aku dengan pengampunan dari-Mu, dan kasihanilah aku, sesungguhnya, Engkaulah Maha Pengampun, Maha Penyayang (Allāhumma innī ẓalamtu nafsī ẓulman kathīran wa lā yaghfirudh-dhunūba illā anta faghfirlī maghfiratan min ‘indika warḥam-ra m rāmḥ ra.)”

“Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul-‘afwa, fa’fu’ anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau mencintai pengampunan; jadi maafkan aku).” ( Riyad us-Saliheen )

Ada banyak doa yang bisa kita buat untuk meminta pengampunan, bahkan sesuatu yang ringan di lidah seperti mengatakan “astaghfiruLlah” adalah cara yang bagus untuk mencari pengampunan.

Yang paling penting adalah bahwa sebagai Muslim, kita mengerti bahwa kita mungkin berdosa dan bahwa kita telah diberikan karunia Istighfar sebagai cara untuk kembali kepada Tuhan kita.

💦💧💦💧💦💧💦💧💦💧💦

🌊🌊 7 KEUTAMAAN ISTIGHFAR

📿 Orang yang beristighfar dicintai oleh Allah ( QS.c AL-BAQARAH : 222 )

📿 Orang yang beristighfar dosanya diampuni oleh Allah ( HR. Ibnu Majah, Tirmidzi )

📿 Orang yang beristighfar akan mendapat balasan surga ( QS. Ali Imran : 135 – 136 )

📿 Orang yang beristighfar akan mengecewakan Setan ( HR. Ahmad dan Al-Hakim )

📿 Orang yang beristighfar akan Allah lancarkan rezekinya ( HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad )

📿 Orang yang beristighfar akan Allah tambahan kesejahteraan nya ( QS. Nuh: 10-12 )

📿 Orang yang beristighfar akan menjadi orang yang beruntung ( HR. Bukhari )

Bagikan Yok!