November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

10 Karakter Keluarga Muslim oleh Ustadz Abuya Nanang Zakaria

10 Karakter Keluarga Muslim oleh Ustadz Abuya Nanang Zakaria

  • Salimul Aqidah :
    Kenalkan keluargamu kepada Allah.
    Tanamkan pada diri mereka tentang kebesaran Allah
    Bebaskan keluargamu dari syirik (menyekutukan Allah).
    Bebaskan keluargamu dari khufarat dan tahayul.
    Gantungkan kehidupan hanya kepada Allah semata.
    Memahami rukun iman.
    Selalu merasa diawasi oleh Allah (Ihsan).
    Tidak takut pada apapun kecuali kepada Allah.

  • Shahihul Ibadah ( Ibadah yang benar ) :
    Beribadah hanya untuk Allah.
    Melakukan kegiatan ibadah sesuai dengan dalil yang sahih.
    Rajin beribadah.
    Suka memakmurkan masjid.
    Tidak melakukan bid’ah ( melakukan suatu kegiatan ibadah yang tidak ada tuntunannya dalam Al-Qur’an dan Al-hadist).
    Senang mempelajari Al-Qur’an ( belajar tajwid, terjemah, dan memahami isinya).
    Membiaskan diri untuk senantiasa selalu berdzikir kepada Allah.
    Memiliki sense of dakwah.

  • Matinul Khuluq ( Akhlak yang kokoh) :
    Menanamkan pelajaran dalam Al-Qur’an Surah Luqman ayat 13-19.
    Menanamkan pelajaran dalam Al-Qur’an Surah An-nuur ayat 1-10.
    Menanamkan pelajaran dalam Al-Qur’an Surah Al-isra ayat 23-38.
    Menanamkan pelajaran dalam Al-Qur’an Surah Al-Mukminun ayat 1-11.
    Membiasakan diri dengan tiga kata sakti : Tolong, terima kasih, dan maaf.
    Penyayang terhadap makhluk Allah.
    Menjaga lisan.

  • Qowwiyul jismi (kekuatan fisik) :
    Rajin berolahraga
    Mengonsumsi makanan yang halal dan tayyib.
    Tidak membiasakan diri untuk bergadang.
    Mudah memberi maaf.
    Tidak mengotori hati dengan jasad, dengki, dendam, dan sombong.
    Berfikir yang sehat.
    Menebar banyak salam dan senyuman.

  • Mutsaqaful Fikri (Intelektual) :
    Banyak membaca sesuatu yang menambah ilmu.
    Rajin mencari ilmu.
    Rajin tilawah Al-Qur’an beserta membaca artinya.
    Berusaha menghafalkan Al-Qur’an.
    Tidak mudah termakan oleh berita hoax.

  • Mujahadatun Nafs ( melawan hawa nafsu) :
    Memperbanyak dzikir.
    Memperbanyak puasa.
    Menjaga pandangan.
    Menjaga kualitas tontonan.
    Tidak memanjakan dalam hal kemalasan.

  • Harisun Ala Waqtihi :
    Belajar salat tepat waktu.
    Berusaha tidka terlambat.
    Memenuhi janji atau undangan tepat waktu.
    Menghargai waktu.

  • Munadzomun fi syuu’nihi (manajemen waktu) :
    Membuat jadwal kegiatan.
    Mengetahui mana yang menjadi prioritas utama.
    Menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas.

  • Qadirun akal Kasbi (Mandiri) :
    Bekerja dan berpenghasilan.
    Berdagang.
    Mengutamakan produk umat Islam.
    Menyayangi dan bukan memanjakan.

  • Nafiun lighoirihi (Bermanfaat) :
    Menunaikan hak-hak pasangan.
    Saling membantu antara anggota keluarga.
    Menunaikan hak-hak anak.
    Berbagi kepada tetangga.
    Tidak membuat onar.
    Suka menolong (ringan tangan)

BACA JUGA :   Produksi Gula Merah Todang-Todang dan Pentingnya Peran Digitalisasi

Apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya bukanlah orang yang ahli dalam hal agama, tetapi di sini saya hanya orang biasa yang ingin berbagi pengetahuan. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, bukan?.

Sumber gambar:
https://pixabay.com/id/vectors/ramadan-kareem-keluarga-agama-6017047/

Baca juga:

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!