November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Kenapa Engkau Harus Kembali Kekasih?

Puisi : Kenapa Engkau Harus Kembali Kekasih?

Selama dua tahun lebih engkau menghilang tanpa kabar
Aku menunggumu seperti seorang perempuan yang payah
Menanti sesuatu yang tak tahu akan datang atau tidak
Aku pun memutuskan semua kenangan itu secara sepihak
Kau kuanggap tak pernah ada dalam hidupku
Kau hanya sebuah cerita dongeng dalam mimpi burukku
Tidak ada lagi rasa yang tersimpan dalam hatiku untukmu
Aku muak mengingat kebahagiaan palsu yang engkau berikan
Sudah, kusudahi saja semuanya sampai di sini
Aku tak mau lagi berjumpa denganmu jika kau nanti kembali
Akan kucari pria lain yang mau mengerti diriku ini
Seorang pria yang tak hanya pintar basa basi
Ia juga mengerti bagaimana menepati sebuah janji
Lihat saja nanti….
Dialah calon ayah terbaik bagi calon buah hati kami
Sementara dirimu….
Hanya tahu bagaimana menyakiti hati yang tulus mencintaimu
Pria sepertimu itu tak pantas mendapatkan amanah sang ilahi
Bagaimana kondisi generasi mendatang….
Jika ayahnya sendiri adalah seorang yang suka ingkar janji
Keputusanku sudah bulat kali ini
Aku tak mau punya suami yang tak mengerti budi pekerti

Ketika ikatan cintaku mau dibuat….
Tiba-tiba kehadiranmu mengejutkan banyak orang
Aku pun terkejut melihatmu setelah sekian lama
Kenapa kau baru datang saat semuanya sudah terlambat?
Kenapa baru sekarang kau mau menepati janji yang kau buat?
Aku sungguh tak mengerti dengan jalan pikiranmu
Apa yang sebenarnya kau mau dalam kehidupanku?
Apa, apa yang kau mau dariku pria jahat?
Tolong menyingkirlah dari kehidupanku ini
Orang yang kau cari sudah tak ada lagi
Orang itu telah pergi bersama baranya api
Orang yang kau lihat sekarang ini
Adalah orang lain yang baru saja terlahir kembali
Jadi pergilah dari sini….
Sebab, engkau tak akan mendapati yang kau cari
Pergi lebih baik bagimu daripada hatimu tersakiti
Melihat tempatmu tergantikan oleh orang lain
Pegilah sebelum hatimu semakin sakit
Jangan kacaukan hari bahagiaku ini
Pergilah dan jangan pernah kembali lagi

BACA JUGA :   Puisi: Sepotong Elegi Tipis

Sumber gambar :
https://pixabay.com/id/photos/wanita-sedih-pernikahan-kesedihan-1517067/

Baca juga :

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!