November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Gadis Penjual Bunga yang Malang

Puisi : Gadis Penjual Bunga yang Malang

Suatu hari di tengah kota yang hiruk pikuk
Hiduplah seorang gadis kecil penjual bunga
Gadis itu berjalan ke sana kemari tiada henti
Bunganya Pak….
Bunganya Bu….
Bunga, siapa mau beli bunga
Teriak si gadis malang itu di tepi jalan
Sekeras apa pun dia berteriak
Tidak ada satu pun tangan yang membelinya
Gadis itu hampir putus asa
Lalu ia duduk sejenak di tepi trotoar
Banyak anak jalanan mencoba mengganggunya
Ia hanya terdiam dan tak dapat berbuat apa-apa
Cepat, berikan uangmu kepada kami!
Gertakan itu sontak membuat gadis itu menangis
Orang yang lewat pun iba kepadanya
Dan mau menolong gadis tak berdaya
Hei, cepat kalian pergi!
Bentak salah seorang pejalan
Para anak jalanan itu pun lari terbirit-birit
Tangisan si anak gadis itu akhirnya mereda
Ia pun melanjutkan keliling memutar kota
Sekian lama berjalan….
Tak satu pun bunga di keranjangnya habis
Ditambah hawa panas menyengat tubuhnya
Ia ingin sekali makan….
Tapi tak ada selembar uang pun di tasnya
Apalagi perutnya terus meronta-ronta minta makan
Air liurnya sampai menetes membasahi bajunya
Ia tengah melihat orang menyantap makanan lezat
Ia bergumam dalam hati kecilnya
Seandainya aku bisa makan enak seperti dia
Perutku pasti sudah kenyang sekarang
Ketika tahu si gadis malang itu menatapnya
Orang yang makan itu pun menutup jendelanya
Gadis itu pun pergi dan melanjutkan perjalanannya
Selama berjam-jam ia menahan lapar
Tapi kali ini ia tak sanggup lagi menahannya
Ia pun terkulai lemas di bangku taman
Dari kejauhan ia melihat
Ada orang-orang besar membuang makanan
Bagi orang besar….
Makanan yang disantapnya itu tidak enak
Makanya ia membuangnya
Tapi, bagi si gadis malang itu….
Makanan itu adalah harta Karun baginya
Sesaat orang-orang besar itu masuk
Gadis malang itu pun berlari tuk mengambilnya
Walaupun harus berjibaku dengan sampah
Gadis malang itu tak memedulikannya
Yang ia pedulikan hanyalah perutnya dapat terisi
Belajarlah dari kisah ini
Masihkah kau menyia-nyiakan rezeki?

BACA JUGA :   Bab 8 Jaruh Cinta Bikin Lemot Mendadak 2

Sumber gambar :
https://pixabay.com/id/photos/gadis-anak-potret-sedih-miskin-2529907/

Baca juga:

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!