November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Cinta yang Kembali

Puisi : Cinta yang Kembali

Satu pesan belum terbaca dilayar ponselku
Aku tekan tombol itu tuk membacanya
Di dalamnya bertuliskan untaian kata yang indah
Wahai kekasih yang jauh di sana
Apakah engkau masih mengingatku?
Aku di sini selalu ingat akan kenangan bersama dirimu
Saat usia kita masih seonggok jagung
Aku menyimpan satu rahasia darimu
Rahasia mengenai perasaan yang tak kumengerti
Waktu itu aku takut tuk memberi tahumu
Bahwa aku sangat mencintaimu
Jika dulu aku katakan hal itu padamu
Kau pasti akan pergi jauh dariku
Aku tahu kau akan marah bila mendengarnya
Kau akan menangis dan teriak memanggil ayahmu
Jujur saja….
Aku sangat takut melihat ayahmu marah
Dia itu seperti banteng pemarah bertanduk setan
Pernah sekali aku melihatnya marah
Matanya melotot tajam kepada siapa saja
Tak sanggup aku tuk menyapanya
Wajahnya merenggut seperti ingin meneriaki diriku
Aku pun lari menuju sangkar pelindunganku
Bersembunyi layaknya seorang anak kecil
Lalu ibuku bertanya kepadaku
Wahai buah hatiku….
Mengapa engkau sembunyi di balik tirai?
Aku bilang kepada ibuku
Aku sangat takut kepada dia, ibu!
Siapakah gerangan dia, pangeranku?
Ibuku terus bertanya tiada henti
Dia si banteng merah bermuka masam
Siapa si banteng merah itu?
Lidahku sampai Kelu menjawab setiap pertanyaan
Aku pun terdiam dan tak menjawabnya lagi
Dengan kelembutan hatinya
Ibuku memelukku dan membelai rambut hitamku
Ia mengatakan ini kepadaku
Pangeranku….
Kamu jangan jadi anak yang penakut
Andai kau tak salah kenapa kau harus takut
Anak laki-laki ibu tidak boleh takut apa pun
Kau harus berani menghadapi kerasnya dunia ini
Berjanjilah pada ibu bahwa kau tidak akan takut lagi
Kata-kata manisnya telah membangkitkan jiwa rapuhku
Aku pun berjanji kepadanya
Bahwa aku tidak akan menjadi anak penakut lagi
Itulah sepenggal kisah dari kenangan kita dulu
Kini aku bukanlah si anak penakut itu lagi
Kini dadaku dipenuhi keberanian pria sejati
Tuk menyatakan secara pasti
Aku sangat mencintaimu wahai pujaan hati
Tunggulah kepulanganku hari ini
Aku akan datang ke rumahmu dengan sebuah janji

BACA JUGA :   Salah Satu Hotel Tertua Kota Solo Akan Diubah Jadi Hotel Bintang Lima

Sumber gambar;
https://pixabay.com/id/photos/telepon-selular-wanita-memegang-801946/

Baca juga :

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!