November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Perjuangan Seorang Penulis

Puisi : Perjuangan Seorang Penulis

Lelah memang meniti sesuatu di awal
Banyak hambatan dan tantangan yang harus di lalui
Perjalanan tak semulus yang dibayangkan
Para penulis sukses di dunia pasti mengalaminya
Risikonya begitu menantang sekali
Untuk bisa mencapai tangga kejayaan di atas langit
Pernah mendapat cibiran sana-sini
Banyak naskah yang berakhir di tempat sampah
Segala pikiran dan waktu telah dihabiskan di balik layar
Hanya saja semua itu tak sesuai harapan dalam mimpi
Mereka mencela setiap cerita yang kutulis
Tulisan ini kau sebut cerita
Sangat membosankan dan bertele-tele
Aku tidak melihat keunikannya sama sekali
Alurnya seperti opera sabun yang ada di televisi
Aku saja sampai tertidur ketika membacanya
Naskah terjelek di seluruh dunia
Itulah umpatan-umpatan jelek mereka kepadaku
Ya, memang sakit rasanya mendapatkan hinaan itu
Tapi aku mencoba bangkit dan tetap berkarya
Entah mereka suka tulisanku atau tidak?
Aku tidak mau tahu dan peduli akan celaan mereka
Lebih aku habiskan hari-hariku di atas lembaran putih
Itu jauh lebih berguna dibandingkan meladeni para pembenci
Bila memang komentar itu membangun
Maka aku terima
Bila memang komentar itu mencelaku
Maka akan aku buang seperti sampah
Kututup telinga dan mataku rapat-rapat
Agar hujatan mereka tak sampai pada diriku
Aku sudah bosan mendengar nada-nada penghinaan
Hatiku sangat lelah menerima semua hinaan itu
Bayangan jika kau ada dalam posisiku.
Kuatkah kau setiap hari mendengar banyak celaan itu
Apakah kau bisa sekuat diriku?
Aku yakin sekejap saja kau akan jatuh dalam jurang kesedihan
Jikalau memang kau tak menyukai goresan tintaku
Jangan baca dan jangan kau hiraukan
Biarkan orang-orang yang suka saja membacanya
Jikalau memang kau terganggu akan tulisanku
Abaikan saja dan anggap tak pernah ada
Jika memang tak suka lebih baik diam
Jangan mencelaku habis-habisan
Para penulis ini lelah menghadapi setiap hujatanmu
Jika engkau masih punya hati nurani
Berbelas kasihanlah kepada mereka
Setiap tinta yang tergores hanya ditujukan untukmu
Siang malam mereka menulis tiada henti
Hanya untuk memberikan karya terbaiknya
Hargailah kerja keras dan keringat mereka

BACA JUGA :   Puisi: Berdiskusi Tentang Rasa

Sumber gambar :
https://pixabay.com/id/photos/youtuber-blogger-penulis-skenario-2838945/

Baca juga :

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!