November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi : Berikan Rezekimu Ya Rabb!

Puisi : Berikan Rezekimu Ya Rabb!

Tertatih-tatih mengais selebaran kertas
Kertas kecil bergambar angka yang sangat berharga
Tuk mencukupi kebutuhan hidup anak dan istri
Di gubuk reyot berdinding kan batang bambu
Hidup seorang lelaki tua pemecah batu
Habis azan subuh berkumandang
Lelaki tua itu bangun dari tidur lelapnya
Lalu ia masuk ke suatu tempat di sudut rumah
Untuk membersihkan diri karena mau bertemu pujaan hati
Dialah yang telah memberikan kehidupan duniawi ini
Dia juga yang merawat orang-orang terkasih di hidupnya
Tidak lain ialah tuhan sang pemberi rezeki
Lelaki tua itu bersiap diri mau menemuinya seorang
Ia mengacak-acak lemari tuk mencari jubah putih kebanggaannya
Ketampanannya terpancar jelas saat ia mengenakannya
Orang-orang yang lewat di sekitar hampir tidak mengenali dirinya
Siapa pria tampan berkulit putih itu?
Ucap salah seorang yang lewat di depannya
Satu orang lagi menjawab
Bukankah dia si pria penghancur batu
Semua orang terkejut saat mengetahui jati diri aslinya
Mereka hampir tak percaya bahwa itu pria yang sama
Lelaki itu tak menghiraukan apa kata orang
Ia langsung pergi memasuki istana sang khalik
Ia kemudian duduk bersimpuh dan menadahkan kedua tangannya
Air matanya tiba-tiba saja menetes di pipinya
Bibir kecilnya mulai mengucapkan sepatah kata permohonan
Wahai Rabb semesta alam
Izinkan hambamu tuk meminta sedikit rezeki darimu
Setiap hari aku bekerja mengais batu
Namun hasilnya tak cukup untuk kehidupanku
Berikanlah aku kelapangan rezeki yang Maha Agung
Anak hamba ingin mengenyam bangku sekolah
Istri hamba ingin tinggal dalam gubuk yang layak
Di mana lagi hamba harus mencari rezeki di alammu yang luas ini
Hamba bingung ya Rabb
Tunjukkanlah jalanmu kepada hamba
Bagaimana mengais rezeki dengan cara yang halal?
Banyak godaan rezeki dari hambamu yang durjana
Hasil yang di raih memang melimpah
Tapi hamba hanya bekerja sesuai syariatmu ya Rabb
Sampai kapan hamba harus menantang maut di desa kecil ini
Tenaga hamba tak sekuat dulu ya Rabb
Tuntutlah hambamu ini tuk mengais rezeki halalmu
Tolong aku ya Rabb….
Tolonglah hambamu yang miskin ini

BACA JUGA :   Puisi: Di Puncak Gunung

Sumber gambar:
https://pixabay.com/id/photos/pria-serban-berdoa-pria-tua-memuja-6527045/

Baca juga :

Novel : Paman, Izinkan Aku Menikahinya

indriani (123)

Bagikan Yok!