November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Pemuda Sang Pejuang

Pemuda sang pejuang tak kenal lelah.

Tiap tanggal 28 Oktober, hari sumpah pemuda dikumandangkan di negeri ini. Ratusan bahkan ribuan pemuda yang siap sedia bertarung dan berperan dalam mengisi kemerdekaan. Pemuda sebagai ujung tombak perubahan dengan semangat yang akan terus menyala-nyala.

Sejarah kelam telah digoreskan oleh pemuda untuk terus melawan penjajahan dan pembodohan. Pemuda-pemudi di seluruh negeri ini berkumpul dan memegang janji untuk mengikrarkan sumpah. Sumpah itu pun kita dapat kenal dengan sumpah pemuda. Suatu ikrar untuk menjaga keutuhan negara dan akan terus melawan penindasan.

Sumpah itu lahir bukan tanpa sebab. Ia lahir karena keadaan dan jiwa pemuda yang terus meronta-ronta memanggil untuk keluar dari penjajahan. Jiwa pemuda tak akan gentar menghadang segala yang tak berpihak pada rakyat. Tak ada yang lain, hanyalah pemuda satu-satunya harapan dan penerus untuk bangsa ini.

Lalu, seperti apakah pemuda harapan hangsa itu? Apakah mereka yang selalu tampil nomor satu di jagad media sosial? Apakah mereka yang dikenal sebagai generasi milenial dengan penampilan bagaikan artis? Atau apakah pemuda yang hanya jadi penonton, namun tak malu mempertontonkan aurat dirinya. Tentu bukan pemuda seperti itu.

Pemuda jaman sekarang banyak jenis dan tipenya. Mereka terlahir dengan perkembangan teknologi yang sudah amat pesat. Mereka akan dituntut dan diharuskan dapat berkolaborasi dengan zaman secara cepat dan tepat.

Masikah pemuda masa kini digelar sebagai garda terdepan? Mampukah ia memegang amanah sebagai pejuang yang terus berkoar-koar melawan penindasan dan kebodohan? Apabila pemuda tak mempunyai lagi semangat untuk melawan kebodohan, maka ensitas pemuda akan rontok dan akan menggali lahan kuburnya.

Melalui momentun sumpah pemuda, mampukah ia memegang amanah atas gelar kepemudaannya itu. Pemuda sebagai orang yang berada pada usia produktif dan siap siaga menerima terpaan yang amat berat. Jika pemuda sudah tak memiliki semangat untuk berjuang, maka kehancuran bangsa pun sudah mendekat. Apabila pemuda sudah terjerumus dalam lembah kesesatan, nasib bangsa ini pun akan mendekati kerontokan dan keruntuhan. Sekali lagi, pemuda adalah generasi emas bangsa ini yang dapat menjadi jurang dan peluang, pemudalah yang akan menentukan itu.

BACA JUGA :   Resep tumis jamur tiram

Sumber Gambar: Pixabay.com

Bagikan Yok!