November 29, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Mama

Mama aku menunggu mu di surga
Aku sudah menjadi malaikat kecilmu.

Janganlah bersedih hati, menyimpan dendam dan membalas kejahatan dengan kejahatan.
Janganlah harimu terus berkabung. Jangan mama.
Tapi Mohon doakan aku mama,
Aku kini ada di sisimu.

Aku ingat, peran orang tua dalam membesarkan ku sangat luar biasa pengorbananmu.

Dia adalah sosok manusia yang peduli soal Kehidupan ku. Dia memberikan syahir cinta untuk mengantarkan aku tidur. Mengajarkan aku tentang malam dan terang, dengan dongeng bulan dan bintang serta matahari.

Oh mama semua cara kau paham,
terkadang mama mampu berbicara dan menterjemahkan bahasa jangkrik yang jahat, jikalau kami bandel.

Kini, kami pun paham maksud dari dari semua itu. Mama berakting dengan suara halus, muka yang serius, terkadang membuat mata Ciput, mata agar besar dan menyulap pun dia buat. Kini kami baru tahu, agar kami tidak nakal dan menurutimu.

Ilmu alam, cinta dan Tuhan kau gabungkan meramuknya menjadi pelajaran kepada kami.

Aku beruntung mempunyai ibu yang selalu memberikan kasih sayang. Saya adalah anak yang di manja. Kemana dia pergi pasti saya ada disampingnya. Saya mau minta apa saja, pasti dia akan berikan. Apalagi waktu saya sakit, dia adalah wanita hebat yang selalu memberikan ku kekuatan.

Untuk semua Mama yang masih hidup. Peran mama cukup cukup besar. Dalam tumbuh kembang anak, memberikan kasih sayang, perlindungan, mendukung partisipasi aktif dalam lingkungan sosial, Pendidikan, serta satunya lagi yang tidak kalah pentingnya memastikan anak-anak untuk tetap hidup aman di bumi ini.

Kerekatan mama dan anak harus lenggang lahir dan batin. Mama papua, biar suka marah dan maki-maki tapi mereka paling baik dan sayang kepada kami.

BACA JUGA :   Sebelum Desain Pamflet, Ada Baiknya Diperhatikan Hal Berikut

Mama adalah sumber hidup dan keberlangsungan generasi emas Papua. Hidup tanpa mama, ibarat hidup dalam kegelapan. Mama adalah pemberi terang dalam hati dan perasaan serta Kesejukan.

Teruntuk mama di Intan Jaya

Paskalis (58)

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Bagikan Yok!