November 30, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Konsep Cafe Unik Bertema Perpustakaan

Konsep Cafe Unik Bertema Perpustakaan

Konsep Cafe Unik Bertema Perpustakaan yang Sedang Hits
Itu Bernama The Library Cafe

Apakah anda seorang mahasiswa yang membutuhkan tempat yang nyaman untuk menyelesaikan tugas kuliah?, Atau karyawan yang ingin bekerja dengan suasana tenang?.

Semua itu bisa anda dapatkan di sebuah cafe unik bertema perpustakaan yang sedang hits di kalangan anak muda Kota Malang. Cafe itu bernama The Library Cafe.

Cafe yang mulai beroperasi pada tahun 2017 ini memiliki konsep unik dan berbeda dari cafe-cafe lainnya.

Jika biasanya cafe mengusung tema garden atau modern, cafe ini justru mengusung tema perpustakaan sebagai strategi untuk menggaet konsumennya.

The Library Cafe sudah terkenal di Pulau Bali, baru pada tahun 2017 mulai membuka cabangnya di Kota Malang yang beralamat kan di Jalan Baluran No.2 Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasinya berdekatan dengan taman Merbabu, hutan malabar, dan Pasar Modern Oro-oro Dowo.

Bagi para wisatawan yang menginap di hotel The Salimar, Amalia Guesthouse, dan Merbabu Guest house, anda bisa langsung berjalan kaki untuk menuju cafe tersebut.

Lokasinya juga bisa dijangkau dengan menaiki angkutan umum jalur Landungsari – Gadang – Dinoyo. Atau bagi yang membawa kendaraan bermotor dan tidak tahu arah jalan di Kota Malang bisa mengikuti arahan petunjuk google map. Cari saja di google map dengan kata kunci “The Library Cafe”, nanti secara otomatis akan muncul lokasi tempatnya.

Tenang saja, tempat ini mudah ditemukan karena bentuknya yang sangat mencolok.

Jam operasional The Library Cafe di hari Senin- Minggu Pukul 10.00 – 21.00 WIB. Khusus hari Sabtu, bukanya mulai dari Pukul 10.00 – 22.00 WIB. Saran saya ketika anda hendak mengunjungi cafe ini jangan pas jam-jam malam. Pada jam tersebut, cafe penuh dengan pengunjung dan anda bisa jadi tidak kebagian tempat duduk. Enaknya mengunjungi cafe ini pas siang hari atau sore hari, biasanya jumlah pengunjung yang datang masih sedikit. Dengan begitu, kita bisa leluasa memilih tempat duduk dan bebas mengambil gambar di spot spot yang sudah disediakan.

BACA JUGA :   EMPAL GENTONG, WARISAN KULINER NUSANTARA YANG PATUT KAMU COBA!

Sesuai dengan namanya, cafe ini mengusung tema perpustakaan, tentu saja di dalamnya terdapat beraneka macam judul buku yang bisa anda baca sepuasnya dan dipinjam secara gratis.

Selain menyediakan buku bacaan, The Library Cafe juga menyediakan beberapa macam games seru. Contohnya seperti UNO, Lego, monopoli, kartu, dan masih banyak lagi.

Selain itu ada arena bermain khusus anak-anak yang disediakan oleh pengelola cafe untuk menarik minat konsumen anak-anak.

Bisa dibilang cafe ini sangat recommended untuk semua kalangan. Di cafe ini juga tersedia WiFi gratis yang bisa anda gunakan untuk berselancar di internet. Namun, sayangnya, wifi nya agak lambat.

The Library Cafe memiliki dua jenis ruangan, yaitu outdoor dan indoor. Saat saya mulai memasuki cafe tersebut, saya begitu kagum dengan desain interior-nya yang begitu instagrameble.

Banyak spot spot keren yang bisa anda pakai sebagai latarbelakang foto Instagram. Salah satu spot keren yang menarik perhatian saya adalah di dinding toilet yang dihiasi mural bergambar balerina yang dibuat tiga dimensi.

Ada juga mural seorang pria yang sedang membaca buku di pinggir jendela yang terlihat begitu nyata. Salah satu interior yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berada di The Library Cafe adalah desain dinding kacanya yang dikelilingi berbagai jenis tanaman cantik dan berupa tempat duduk yang dibuat menyerupai ayunan.

Cobalah duduk di area tersebut sambil membaca buku, dijamin anda akan betah berlama lama disana sampai lupa waktu.
Bagi sepasang suami istri yang sedang di mabuk cinta dan butuh tempat dengan suasana romantis, The Library Cafe adalah tempat yang cocok.

Keindahan kelipan cahaya lampu ditambah hiasan bunga bunga indah di area outdoor pada malam hari membuat suasana menjadi lebih romantis bagi dua sejoli yang sedang memadu kasih.

BACA JUGA :   Covid 19 : Perspektif Penduduk Desa Poros Timor Leste

Bukan hanya dengan pasangan saja, tempat ini juga cocok digunakan sebagai arena berkumpul dengan teman, rekan kerja, sahabat, dan keluarga besar.

Sebab areanya sangat luas dan tersedia berbagai macam pilihan tempat duduk. Bukan hanya terkenal dengan spot dan desainnya yang keren, makanan dan minumannya juga sangat enak.

Menu makanan yang disediakan begitu banyak, jadi anda jangan malas untuk membacanya. Tapi kalau malas baca, cobalah minta rekomendasi menu dari waitersnya.

Salah satu menu andalan di cafe ini yang murah dan enak adalah pasta oglio olio yang dibandrol seharga Rp 38.000. Rasa mie pasta-nya itu sangat lembut di lidah dan tidak begitu lembek. Rasa bawang nya sangat terasa dan paling enak disantap dengan pizza bertopping egg yolk dan jamur. Hhhm bener bener endess di lidah!. Untuk pizza-nya sendiri dibandrol dengan harga Rp 40.000. Harga ini tergolong murah untuk sebuah cafe instagenic.

Kalau nggak mau menyantap makanan yang berat, anda bisa mencoba fish and chips. Dimana ikan dory digoreng sampai warna kekuningan dengan tekstur yang crunchy abis.

Paling cocok dish satu ini disandingkan dengan tartar sauce, yaitu sejenis saus berwarna putih yang berasal dari mayonaise kemudian dicampur dengan bawang Bombay, asinan mentimun, dan daun parsley yang masih segar. Apabila keduanya sudah dicampur, pasti rasa sausnya akan melt di lidah.

Untuk minumannya, ada dua varian healthy smoothies yang paling terkenal di The Library Cafe. Kedua jenis varian itu adalah Red Freshing dan Dragon On Fire.

Red Freshing adalah minuman jus yang dibuat dari campuran buah nanas, strawberry, yakult, dan buah naga. Rasa yang paling dominan dari minuman ini adalah buah naga nya yang bisa menyegarkan tenggorokan ketika di minum.

BACA JUGA :   Please Deh, Jangan Langsung Potong Pembicaraan Kalau Sementara Diskusi

Tapi rasa manisnya tidak begitu terasa karena dibuat tanpa menggunakan gula. Kalau pingin yang manis, lebih baik anda memcoba Dragon on fire. Minuman ini dibuat dari campuran susu kelapa, madu, pisang, dan buah naga merah. rasa manisnya tidak terlalu terasa sih karena dibuat tanpa gula juga, tapi yang satu ini jauh lebih manis dibandingkan Red Freshing.

Sumber gambar : https://www.instagram.com/thelibrary.malang

Baca juga:

Cerita Cintaku : Hukuman Bagi Sang Pelaku Cinta Monyet 2

indriani (123)

Bagikan Yok!