November 30, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Spoiler Kasih Abadi BAB 24

Sedangkan di lantai bawah Magenta terkejut dengan perlakuan Senja padanya.
 “Maaf Kak, aku kaget tadi.”
 “Mau duduk-duduk di bangku taman belakang rumah nggak?” tanya Magenta.
Senja hanya pasrah dan menjawabnya dengan anggukan saja. Sesampainya di taman belakang rumah, Senja dan Magenta duduk berdampingan. Dan sudah hampr 10 menit yang mereka lakukan hanya berdiam diri.
 “Mau ngomong apa Kak?” tanya Senja memecah keheningan.
 “Kenapa gue merasa beberapa hari terakhir ini lu cuek sama gue ya? Sorry sebelumnya kalau pertanyaan gue menyinggung lu.”
 “Bukannya Kak Magen sendiri yang menghindar dari aku. Kalau aku sih cuma mengimbangi Kak Magen aja.”
 “Kapan gue menghindar dari lu?”
 “Di sekolah kita sering papasan lho Kak. Tapi nggak ada sedikit pun Kak Magen menyapa atau bahkan sadar sama keberadaan aku.”
 “Gue cuma canggung aja sih. Gue nggak tahu harus gimana. Lagian lu bilang kan lu udah ada cowok yang lu suka.”
 “Apa alasan itu jadi penghalang buat Kak Magen sekedar menyapa aku?”
 “Nggak juga sih. Gue cuma nggak mau jadi penghalang hubungan lu sama dia.”
 “Ini kenapa Kak Magen nggak peka sih. Cowok yang gue suka itu elu, ih sebel banget gue. Masak harus gue yang ngomong duluan.” Batin Senja.
 “Kalau aku bilang cowok yang aku suka Kak Magen gimana?” kata Senja sambil menatap mata Magenta dengan intens. Magenta yang merasa sedikit tidak nyaman berusaha mengalihkan pandangannya.
 “Gue nggak tahu harus jawab apa.” Kata Magenta.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   BUKAN AKU