November 30, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Spoiler Kasih Abadi BAB 20

Bagaikan tersambar petir, Sedia hanya mampu terdiam. Harapan yang sudah ia bangun sedari tadi rusak dan runtuh begitu saja.
 “Kasih lagi.” Batin Sedia sambil tersenyum kecut menyadari nasibnya yang kini selalu berada tepat di belakang Kasih.
Dari kejauhan terlihat Magenta yang sedang membeli nasi goreng untuk makan malamnya. Sedia yang menyadari keberadaannya sudah tidak lagi dibutuhkan, pamit kepada Kala untuk pulang bersama Magenta saja.
 “Kal, gue balik sendiri aja.” Kata Sedia.
 “Lah kenapa? Gue anterin nggak apa-apa kok.”
 “Udah lu balik aja. Masak lu mau nembak Kasih pake seragam sekolah. Lu pasti mau siap-siap kan?” kata Sedia dengan senyum yang dipaksakan.
 “Terus lu baliknya gimana?”
 “Tu abang gue lagi beli nasi goreng. Gue balik bareng dia aja.”
Kala pun mengikuti arah pandang Sedia dan mendapati Magenta sedang menatapnya tajam sambil menyilangkan tangannya.
 “Oke. Kalau gitu gue balik dulu ya. Thanks ya Dia.”
Sedia hanya membalas ucapan terima kasih Kala dengan senyuman yang ia paksakan dan menatap kepergian Kala dengan tatapan kosongnya.
 “Yuk balik.” Kata Magenta yang entah sejak kapan berada tepat di sebelah Sedia.
Sedia hanya mengangguk pasrah dan menuruti perkataan abangnya.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Saling Menyempurnakan Kekurangan