Oktober 26, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Pohon Baobab

Ada sebatang pohon di Afrika yang dapat bertahan hidup selama 5000 tahun. Pohon ini bisa dimakan, diminum, dan bisa dijadikan tempat tinggal. Jadi, banyak orang Afrika menyebutnya pohon dewa. Pohon seperti apa yang memiliki pesona begitu besar?. Mari kita kenali pohon ini hari ini. Pohon Baobab yang dikenal sebagai pohon kehidupan. Pohon Baobab terkenal di Afrika, buah pohon ini besar dan bulat. Ini adalah makanan favorit monyet dan orang utan. Sehingga umumnya dikenal sebagai pohon Baobab. Pohon Baobab dapat dikatakan sebagai kebanggaan Afrika. Ini adalah spesies ikonik sabana Afrika. Selama berabad-abad buah, kadar air dan daunnya banyak membantu orang Afrika. Pohon Baobab berbentuk sangat besar. Tingginya bisa tumbuh hingga 30 meter.
Batang pohonnya juga sangat kuat, diameternya berkisar antara 2 hingga 11 meter. Pohon Baobab yang paling tebal bahkan dibutuhkan puluhan orang untuk memeluknya. Pohon Baobab juga merupakan pohon yang sangat mudah beradaptasi dilingkungan Afrika yang dilanda kekeringan ia juga dapat bertahan hidup. Ia dapat menahan panas hingga 40° dan dapat hidup di Padang pasir. Di dunia tanaman pohon Baobab adalah bintang kehidupan, menurut statistik pohon Baobab umumnya bertahan hidup sekitar 2000 tahun. Pohon individu dapat mencapai usia lebih dari 5000 tahun. Ada seseorang ahli botani menemukan pohon Baobab berusia 5.500 tahun di Afrika. Tapi alasan pohon Baobab bisa terkenal karena ia telah memberi makan banyak orang Afrika, pohon Baobab memiliki sebutan di Afrika mereka disebut sebagai pohon botol didalam pokok pohon yang besar menyimpan banyak air. Ia berbeda dari pohon lain, pohon Baobab terlihat kuat di luar tapi kosong di dalam diluar terlihat tinggi dan kuat tapi banyak teman berfikir didalamnya sangat lembut, strukturnya agak mirip dengan spons. Jadi selama musim hujan pohon Baobab menyedot air melalui akar yang dikembangkannya kemudian disimpan di pokok pohon. Pada musim yang sedikit curah hujan,pohon Baobab akan mengandalkan air di dalam pokok pohonnya untuk bertahan di musim panas. Di awal musim karena daun terlalu banyak mengonsumsi air. Pohon Baobab akan menjatuhkan daun untuk menjaga kadar air pada pohon. Itulah alasan kenapa kita melihat pohon Baobab selalu dalam keadaan botak. Selama musim kemarau beberapa orang Afrika pintar akan menggunakan pohon Baobab untuk persediaan air. Mereka akan menggunakan alat bantu untuk memotong pohon untuk mendapatkan air bersih dan higienis dari pohon. Jumlah air yang tersimpan di pohon Baobab sudah cukup bagi keluarga Afrika untuk minum selama setengah tahun. Tidak hanya itu seluruh pohon Baobab juga sangatlah berharga. Daun, kulit, buah dapat digunakan sebagai obat, ia memiliki efek untuk menurunkan panas terutama buah pohon Baobab kaya akan vitamin c, asam organik dan gel. Ini adalah makanan paling bergizi di dunia, dalam beberapa kelaparan yang dialami afrika pohon Baobab memainkan peran yang sangat penting. selain itu pohon Baobab menyiapkan tempat tinggal bagi orang Afrika pokok pohon Baobab sangat kuat dan kayu yang lembut sehingga mudah di proses. Jadi, penduduk setempat melobangi pokok pokok besar untuk dijadikan sebagai rumah, beberapa orang juga menggunakan pokok pohon sebagai ruang penyimpanan digunakan untuk menyimpan makanan dan air. melihat semua ini banyak teman berfikir, pohon yang memiliki begitu banyak kelebihan mengapa tidak diperkenankan ke negara kita?
Sebenarnya ke negara kita sudah lama diperkenalkan seperti pepatah ” satu sisi air dan tanah menghidupi satu orang”. Sehingga tanaman pun tak terkecuali. Setelah pohon Baobab masuk ke negara kita karena tidak cocok air dan tanah di Utara negara kita pohon Baobab mati karena suhu dingin yang rendah dan di selatan negara kita, karena terlalu banyak curah hujan menyebabkan pohon Baobab tumbuh sangat kecil itu menjadi pohon kerdil. Meskipun dapat ditanam di beberapa bagian negara kita tetapi hasil penanaman tidak ideal. Pohon Baobab sekarang kurang beruntung di Afrika para ilmuwan telah menemukan selama 10 tahun terakhir 13 pohon Baobab tertua di Afrika sudah ada 9 pohon yang sudah mati. Jumlah secara keseluruhan pohon Baobab juga menurun secara signifikan. Mungkin ada 2 penyebab kematian pada pohon Baobab salah satu nya adalah iklim yang semakin ekstrim.
Kedua adalah dampak dari kegiatan masyarakat. Didalam kehidupan manusia di zaman ini, ini bisa dibilang waktu paling bahagia bagi umat manusia sejak kelahirannya. Tapi di dunia peradaban manusia saat ini banyak makhluk hidup yang beresiko kepunahan. Ini patut dipertimbangkan secara mendalam bagi kita semua.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Mengenal Desa Tertinggal di Indonesia, Hidup Jauh dari Canggihnya Teknologi
%d blogger menyukai ini: