Oktober 20, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Spoiler Kasih Abadi BAB 9

Di parkiran café semesta, Magenta merasa ada yang aneh dengan Abadi. Apa mungkin?
 “Dave?” panggil Magenta dan Abadi menoleh kearahnya.
Abadi yang menoleh kearah Magenta menatap Magenta dengan penuh kecurigaan. Namun Magenta langsung saja menyapa seseorang di belakang Abadi.
“Apa kabar Dave?”
“Magenta? Lu nongkrong di sini juga?”
“Yoi ini mau balik. Gue duluan ya. Yuk Bad.”
Abadi pun mengikuti Magenta di belakang.


 Setelah Abadi dan Magenta pulang, Kala juga berpamitan pulang.
 “Gue balik dulu ya.”
 “Hati-hati.” Kata Kasih.
Kini perhatian Kasih dan Sedia tertuju pada Senja yang wajahnya kembali normalsetelah Magenta pulang. Bahkan sekarang ia bisa tersenyum manis mengingat perkataan Magenta sebelum pulang.
 “Hahahaha.” Terdengar tawa Kasih yang sangat keras.
“Lu kenapa Kas?” Tanya Sedia heran.
“Gila udah pengen ketawa aja gue dari tadi lihat tampangnya si Senja.”
“Wkwkwkwk sama anjir. Ngakak banget gue hampir seharian tuh muka pucat pasi.”
“Apaan sih lu pada?”
“Tu muka udah kayak lagi nahan kentut.”
“Kasih stop deh. Kayak lu nggak pernah aja.”
“Gue nggak separah elu.”
“Btw Kas, lu balik duluan aja. Gue mau mampir beli sesuatu dulu.” Kata Sedia.
“Nah gue ikut Dia aja deh.” Kata Senja.
“Oke jadi gue balik sendiri nih?”
“Lu kan mau dijemput Tante Maya. Gue mau beli sesuatu dulu, tempatnya rada jauh dari sini. Takut ngerepotin gue kalo nebeng elu sama Tante Maya.”
“Senyaman kalian dah.”

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   MENULIS ITU SANGAT MENYENANGKAN
%d blogger menyukai ini: