Oktober 20, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Spoiler Kasih Abadi BAB 8

Sesampainya di kantin Abadi mulai mengedarkan pandanganya. Ia mulai mencari Kasih dan teman-temannya. Ketemu. Abadi pun melangkah mendekati mereka dan duduk disamping Kasih dengan otomatis menggeser tempat Kala yang awalnya duduk di sebelah Kasih. Kasih yang tidak menduga perilaku Abadi pun tersedak. Abadi yang melihat kondisi Kasih segera memberikan sekotak good day rasa vanilla latte yang ia genggam dari tadi.
“Minum.” Kata Abadi sambil menepuk pelan punggung Kasih untuk meringankan kondisi Kasih.
Kala yang melihat situasi itu pun terkejut. Bagaimana bisa tatapan Abadi kepada Kasih berubah secepat itu. Kala mengenali tatapan itu. Tatapan rasa penasaran yang menuntut untuk lebih dekat. Kala merasa memiliki saingan yang cukup berat sekarang.
 Berbeda dengan Kasih yang diperhatikan banyak orang, Sedia hanya memandang satu objek saja yaitu Kala. Sedia semakin yakin cara Kala memandang Kasih sangat berbeda dengan cara Kala memandangnya. Apa Kala benar-benar menyukai Kasih? lalu perasaan aneh apa yang ia rasakan sekarang? Rasanya Dadanya sesak entah apa penyebabnya. Tiba-tiba saja tangan dingin yang menggenggam tangan kanannya membuat Sedia terkejut. Ia menoleh kearah berasalnya tangan tersebut. Dan betapa terkejutnya Sedia melihat Senja yang sudah pucat pasi.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Manchester City Bangkit, Bantai Norwich City
%d blogger menyukai ini: