Oktober 26, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Spoiler Kasih Abadi BAB 15

Awalnya Abadi ingin membela mamanya dari amukan nenek, namun niatnya terhenti. Jika ia membela mamanya mungkin kondisinya akan lebih parah lagi.
 “Saya mau Abadi tinggal bersama saya. Saya nggak mau cucu saya bernasib sama dengan anak saya.”
Abadi yang sedari tadi mecoba bersabar pun tidak bisa lagi menahan amarahnya. Ia meraih meja yang berada disebelahnya dan membantingnya hingga terjadilah kekacauan yang tidak bisa dihindari. Neneknya yang melihat perlakuan Abadi pun terkejut dan amarahnya semakin meluap.
 “Abadi nggak mau ikut nenek.” Kata Abadi sambil menekankan setiap kata yang ia ucapkan.
 “Jadi seperti ini cara kamu mendidik anak kamu Rena. Tidak punya sopan santun. Oke saya juga nggak mau membuang waktu saya untuk menjaga anak yang tidak memiliki sopan santun seperti Abadi.”
Setelah pertengkaran hebat yang terjadi satu jam penuh, pemakaman Rendy berjalan dengan lancar. Yang tersisa hanya rumah yang seperti kapal pecah. Ada banyak sekali benda-benda jatuh dan pecahan kaca di lantai. Sesampainya Abadi dan Rena di rumah setelah pemakaman Rendy, mereka bergegas menuju kamarnya masih-masing tanpa mengucapkan sepatah kata pun

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Sektor Usaha yang Tetap Menghasilkan di Masa Pandemi
%d blogger menyukai ini: