Oktober 20, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Catatan Kecil dari Nations League: Impian Roberto Mancini yang Ambyar

Ambyar. Buyar sudah impian pelatih timnas Italia. Seiring kelalaham tim asuhannya dari tim matador Spanyol.
Pada babak semifinal yang dilangsungkan pada hari Kamis (7/10). Tuan rumah Italia kalah tipis 1-2 dari anak asuh Lyis Enrique.
Dengan kekalahan ini habis sudah impian Roberto Mancini untuk mengawinkan gelar Piala Eropa 2020 dengan tropi Liga Negara-negara UEFA (UEFA Nations League -UNL).
Kekalahan ini juga memutus catatan apik Mancini. Di bawah asuhan Roberto Mancini timnas Italia tak terkalahkan selama 37 pertandingan.
Bagi Spanyol kemenangan ini sekaligus balas dendam atas kekalahan tim matador dari Italia di babak semifinal Euro 2020 yang lalu.
Selanjutnya Spanyol akan menghadapi Perancis di final Liga Negara-negara UEFA para Senin dini hari (11/10).
Perancis maju ke final setelah mengalahkan perlawanan Belgia di babak semifinal.
Pada laga semifinal yang dilangsungkan pada Jum’at (8/10). Perancis menang secara dramatis atas Belgia.
Sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama. Akan tetapi pasukan Didier Deschamps dapat membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Jalannya Laga Babak Semifinal
Spanyol vs Italia
Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal. Mereka sangat berambisi untuk merebut tiket ke final.
Menit 4 Federico Chiesa sudah membahayakan gawang Spanyol yang dikawal oleh Unai Simon.
Pada menit 12 Spanyol membalas mengancam gawang Gianluigi Donnarumma melalui kerja sama apik Pablo Sarabia dan Mikel Oyarzabal.
Oyarzabal menjadi momok bagi timnas Italia. Umpan matangnya disambar oleh Ferran Torres. Skor berubah menjadi 0-1.
Federico Bernadeschi membuka peluang pada menit 34. Sayang tendangannya dapat ditepis Unai Simon dan hanya membentur tiang gawang.
Petaka datang bagi timnas Italia. Menit 42 Leonardo Bonnuci melanggar Sergio Busquts. Sehingga diganjar kartu kuning kedua. Bonnuci harus meninggalkan lapangan.
Unggul pemain. Spanyol meningkatkan serangan. Pada masa babak tambahan waktu. Ferran Torres ciptakan gol keduanya.
Skor 0-2 menutup babak pertama.

BACA JUGA :   Ibu, Kaulah Terhebat

Memasuki babak kedua Italia mencoba memperkecil ketinggalan. Akan tetapi gol yang dinanti-nantikan baru lahir pada menit ke-83. Mendapatkan sodoran bola dari Chiesa. Tanpa kesulitan Lorenzo Pellegtini menceploskan bola ke gawang Spanyol dengan sundulan kepalanya.
Tidak ada tambahan gol sampai wasit meniup peluit panjang. Spanyol hentikan ambisi timnas Italia.

Perancis kontra Belgia
Seperti halnya pertandingan Spanyol vs Italia. Laga Perancis kontra Belgia juga berjalan seru. Kedua tim sangat berambisi melaju ke final Liga Negara-negara UEFA tahun 2020/2021.
Menit ke-3 Kevin de Bruyne sudah mendapatkan peluang. Sayang usahanya digagalkan oleh kiper Perancis Hugo Lloris.
Timnas Perancis membalas lewat tendangan Kylian Mbappe. Beruntung Thibaut Chourtois dapat menyelamatkan gawang Belgia.
Memasuki paruh ketiga babak pertama menjadi malaperaka bagi tim asuhan Didier Deschamps.
Menit 37 Yannick Carrasco dapat membobol gawang Perancis. Meneruskan umpan dari de Bruyne.
Tiga menit berselang umpan matang Kevin de Bruyne diselesaikan dengan apik oleh Romelu Lukaku.
Skor 0-2 menutup babak pertama untuk keunggulan Belgia.

Masuk babak kedua Mbappe dkk tidak patah semangat. Karim Benzema membuka kran gol Perancis setelah mendapatkan umpan dari Kylian Mbappe.
Tujuh menit berselang Mbappe menyumbangka gol untuk timnya dari eksekusi tendangan penalti. Skor jadi imbang 2-2.
Akhirnya gol Theo Hernandez di injury time (90+1′) mengantarkan Perancis melaju ke babak final UEFA Nations League.
Pertandingan pun berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk kemenangan Perancis.
Sebuah catatan kecil dapat diambil dari laga babak semifinal Liga Negara-negara UEFA. Pertandingan baru benar-benar berakhir ketika wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga. Waktu sedetik pun sangatlah berharga.

Mas Sam

MasSam (61)

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: