Oktober 20, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Membuka Cerita Lama ( Chapter 2 )

Ketika sore sisi dan keponakannya pergi jalan jalan di sekitaran penginapan.
Udara yang sudah lama tidak di rasakan oleh sisi.
San sekarang dia bisa kembali merasakan suasana dan udara yang membuat hatinya tenang.
Sisi dan keponakannya pun lanjut untuk pergi membeli beberapa barang yang di perlukan selama di penginapan.
Seperti snack dan lain sebagainya sekaligus jalan jalan menikmati kota bandung di malam hari.
Mereka pergi menggunakan taksi online karna mereka ke bandung hanya mengggunakan bus..
Sisi saat itu memang tidak membawa mobilnya karna dia akan merasa sangat begitu capek kalau harus menyetir sampai ke bandung.
Di tambah lagi ada kegiatan yang padat selama dia di bandung.
Bandung…. membuat dia ingat akan seseorang, seseorang yang pernah ada di hatinya.
Seseorang yang membuat dia susah untuk move on, apa kabarnya dia sekarang.
Kenangan itu membuat sisi melamun di sepanjang perjalanan di taksi.
Dia teringan akan masa lalunya, dia sedang berada di kota ini dan apakah dia sedang di sini juga.
Atau dia masih di tempat kita sama sama kuliah dulu atau justru dia sudah ada di luar negri.
Tempat yang ingin dia kunjungi, panggilan raya keponankan sisi justru membuayarkan lamunannya.
Beda usia sisi dan keponakannya hanya beda 9 tahun dengan raya dan 10 tahun dengan rayhan.
Raya menanyakan apa mereka lansung belanja untuk keperluan di penginapan atau mau jalan jalan dulu.
Raya dan rayhan yang baru pertama kali ke bandung ingin jalan jalan di sini.
Sisi memilih untuk berbelanja dulu baru setelah itu mereka jalan jalan sebentar.
Dan sisi berjanji untuk mengajak rombongannya jalan jalan sebentar sebelum mereka kembali pulang ke malang.
Setelah mereka selesai berbelanja sisi di telphone oleh ibunya.
Karna dia masih belum pulang dan dia lupa mengabarkan kalau dia akan pergi berbelanja.
Ibunya menyuruh dia untuk segera pulang karna besok mereka sudah harus pergi.
Sisi mengiyakan perkataan ibunya.
Sisi, raya dan rayhan mereka hanya sempat jalan jalan dan menikmati suasana malam di kota bandung sebentar.
Dan mereka harus pulang ke penginapan untuk istirahat.
Di dalam perjalanan pulang sisi masih teringat akan masa lalunya.
Masa lalunya memang orang bandung tapi mana mungkin dia bisa bertemu dengannya saat ini.
Sisi sendiri tidak mengetahui dia sekarang masih di bandung atau tidak.
Sisi yang masih larut dalam lamunanya tidak menyadari kalau mereka sudah sampai di penginapan.
Supir taksi yang mengatakan kalau mereka sudah sampai membuat sisi sadar dari lamunanya.
Mereka langsung masuk ke penginapan setelah sisi selesai membayar biaya taksi.
Sisi yang sejak pulang tidak banyak bicara dan langsung masuk ke kamar.
Keluarga yang lain sempat heran dengan sikap sisi dan mereka berpikir mungkin sisi capek.
Tapi berbeda dengan yuda yang justru menghapiri sisi ke kamarnya.
Karna dia merasa ada yang beda dengan adiknya, sesampainya yuda di kamar sisi.
Dia melihat kalau adiknya sedang melamun sambil melihat berdiri di balkon kamarnya.
Yuda langsung mengjampiri sisi dan bertanya ada apa.
Sisi hanya menjawab baik baik aja cuma capek aja.
Tapi yuda seakan akan tau kalau sisi sedang memikirkan sesuatu.
Yuda meminta sisi untuk cerita karna gak biasanya dia melamun seperti ini.
Barulah sisi mengatakan kalau dia teringat akan mantannya yang merupakan orang bandung.
Mantan ketika mereka masih kuliah, bandung mengingatkan ku tentang dia.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Tiga Tips untuk Tetap Konsisten Menulis
%d blogger menyukai ini: