Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Hei Apa Kabar ? Chapter 3

Hey ri, apa kabar?.
Suara itu, suara yang tidak asing lagi untuknya, suara yang selama 1 tahun dia coba untuk lupakan.
Tapi kenapa hari ini di saat dia sudah mulai melupakan justru dia kembali menghubungi nya lagi.
Riri hanya terdiam sesaat setelab mendengar suara itu.
Riri suara itu kembali memanggilnya.
Ada apa, tanya riri dingin.
Randi mengatakan kalau bunda kangen dengannya dan bunda sekarang sedang sakit.
Mendengar kabar bunda yang sedang sakit membuat sikap dingin riri berubah.
Bunda kenapa, sakit apa? Tanya riri lagi.
Randi menjelaskan sakit yang di alami bunda.
Riri oun mengatakan kalau nanti dia ada waktu luang dia akan datang menemui bunda.
Dan percakapan itu berakhir..
Memori yang selama 1 tahun yang berusaha dia kubur justru membuat usahanya sia sia.
Randi yang menghubunginya membuat semua kenangan masa lalu mereka kembali keingat.
Tapi mendengar kabar bunda yang sedang sakit membuat riri tidak terlalu memikirkan sakit hatinya pada randi.
Setelah pulang kantor riri langsung menuju ke rumah randi untuk menemui bunda.
Sesampainya di sana riri langsung menghampiri bunda dan mengobrol dengannya..
Sampai hari sudah malam dan riri berpamitan untuk pulang.
Saat riri menuju pintu keluar randi tengah duduk di kursi ruang tamu.
Riri hanya tetap melangkah pergi tanpa memperdulikan randi.
Randi yang memanggil riri dan menghampirinya yang sudah berada di teras rumah.
Randi mengatakan terimakasih karna sudah datang ke sini.
Riri hanya menjawab kalau dia kesini karna bunda, bukan karna randi.
Randi mengatakan kalau riri sudah melupakan nya.
Riri menjawab untuk apa mengingat orang yang sudah melukai ku, demi orang yang baru dia kenal.
Randi mengatakan kalau keputusan dia waktu itu memang salah.
Gak seharusnya dia meninggalkan riri hanya demi siska.
Dan randi juga mengatakan kalau hubunganya dengan siska juga sudah berakhir.
Riri mengatakan kalau dia tidak peduli lagi dengan randi.
Dia masih berhubungan baik dengan keluarga randi bukan berarti dia ingin menjalin hubungan kembali dengan randi.
Tapi hanya karna bunda yang sudah begitu baik dan menganggap dia sebagai anaknya.
Sehingga dia menganggap bunda adalah bundanya sendiri.
Jadi sudah kewajiban seorang anak untuk melihat orangtuanya.
Dan riri juga mengatakan kalau dia tidak peduli dengan hubungan randi dengan siska..
Riri pun langsung pergi meninggalkan randi.

BACA JUGA :   Percuma Senam Diluar Rumah Diharamkan,Tapi Senam Didalam Rumah Sambil Live Medsos

Saat ini randi begitu menyesal karna telah meninggalkan riri.
Randi baru menyadari ternyata tidak ada orang yang bisa memahaminya seperti riri memahami dirinya.
Dan sekarang orang itu sudah tidak peduli dengan dirinya lagi.
Riri yang tengah dekat dengan seseorang dan itu juga di ketahui oleh randi.
Riri memang sedang menjalin hubungan yangg serius bahkan dalam waktu 2 hari lagi mereka akan bertunangan.
Riri datang kerumah randi untuk menemui dan melihat kondisi bunda.
Riri datang di saat randi tidak ada di rumah.
Alhamdulillah kondisi kesehatan bunda sudah membaik dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa.
Riri juga mengatakan pada bunda kalau dia mau bertunangan 2 hari lagi.
Dia meminta bunda kalau kalau bisa untuk datang ke acara tunangannya.
Bunda senang mendengar riri mau tunangan, bunda mendoakan yang terbaik untuk riri.
Tak lama kemudian riri berpamitan untuk pulang dan tidak sengaja riri berpas pasan dengan randi.
Riri tidak berkata apa apa dan dia tetap berjalan menuju mobilnya.
Randi bertanya kenapa riri datang kerumahnya pada bunda.
Bunda mengatakan kalau dia datang untuk melihat bunda dan mengatakan kalau dia mau bertunangan.
Randi kaget ketika mendengar kalau riri akan bertunangan.
Dia menyesal karna telah meninggalkan riri..
Randi langsung menunju kamarnya dan mencoba mengiri pesan ke riri.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: