Oktober 25, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Anggota DPRD Indramayu Ditangkap, Diduga Terlibat Pembantaian Dua Petani Tebu

Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu berinisial T, ditangkap personel gabungan Polres dan Kodim Indramayu serta Brimob Polda Jabar.

T ditangkap atas dugaan keterlibatan pembantaian dua petani penggarap tebu di Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021.

T diamankan bersama empat orang lainnya yang disebut sebagai pentolan kelompok organisasi massa (ormas). Mereka ditangkap dalam sebuah pengepungan disebuah rumah yang dijadikan markas ormas tersebut.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif dan Dandim 0616 Letkol Inf Teguh Wibowo, memimpin langsung penangkapan tersebut. Kelima pimpinan ormas tak berkutik ketika seluruh bangunan telah dikepung polisi dan TNI bersenjata lengkap.

“Ini tentang nyawa manusia,harus dilakukan tindakan hukum. Petani itu saudara kita, harus dilindungi,” ungkap Lukman.

Diberitakan sebelumnya, dua orang petani penggarap lahan tebu milik Pabrik Gula Jatitujuh tewas diserang sekelompok orang tak dikenal di salah satu petak kebun tebu Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021 siang.

Dua petani mitra PG Jatitujuh itu adalah Suenda dan Yayat. Suenda diketahui warga Desa Sumber Kulon dan Yayat warga Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Aparat gabungan dari Polri dan TNI sampai saat ini masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian, mengejar dan berusaha menangkap pelaku pengeroyokan yang menewaskan dua petani tersebut.

Diperoleh informasi, pengeroyokan yang menewaskan dua petani penggarap lahan tebu PG Jatitujuh itu terjadi siang sekitar jam 11.00 WIB, pada Senin 4 Oktober 2021.

Tanpa sebab yang jelas, kedua korban tiba-tiba diserang sekelompok orang berpenutup wajah. Korban pertama yang diserang adalah Suenda. Dengan menggunakan senjata tajam, korban dibantai oleh kelompok tak dikenal tadi.

Rekan Suenda yang ada di lokasi kejadian, Yayat, berusaha menolong. Namun Yayat pun tak luput menjadi sasaran pembantaian kelompok orang tak dikenal tersebut.

BACA JUGA :   Memahami Arah Hijrah Agar Tak Salah Arah

Keduanya tewas seketika. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. Sementara sekitar dua ratusan lebih aparat gabungan Polres Indramayu dan Brimob Jabar melakukan upaya lokalisir agar tidak terjadi upaya balas dendam.***

Djuan Revi (352)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: