Oktober 25, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Apa Saja Latar Belakang Pemberontakan G30S/PKI? Simak 5 Penyebab Peristiwa 30 September 1965 di Lubang Buaya

Peristiwa G30S/PKI pada 30 September – 1 Oktober 1965 bukan dilakukan tanpa sebab. Tentu ada hal yang melatarbelakangi dan pihak yang menjadi dalang atas peristiwa tersebut.

Muncul berbagai dugaan terkait penyebab dan dalang dibalik kekejaman PKI pada peristiwa G30S/PKI pada 30 September – 1 Oktober 1965.

Bukan hanya sebatas dugaan, muncul berbagai fakta yang didukung beberapa bukti nyata terkait latar belakang terjadinya pemberontakan G30S/PKI.

Salah satu latar belakang peristiwa G30S/PKI yang diketahui secara luas oleh masyarakat yaitu keinginan pasukan PKI melalui pimpinan Letnan Kolonel Untung untuk menggagalkan isu Dewan Jenderal.

Melalui pimpinan Letnan Kolonel Untung, pasukan PKI memulai misi G30S/PKI dengan mengirimkan pasukan untuk menculik 7 jenderal Indonesia. Tujuh jenderal yang termasuk target penculikan pasukan Cakrabirawa adalah Abdul Haris Nasution, Ahmad Yani, MT Haryono, Sutoyo Siswomiharjo, S Parman, Soeprapto, dan DI Pandjaitan.

Akan tetapi, terjadi peristiwa salah tangkap sehingga A.H. Nasution tidak diculik oleh pasukan PKI, melainkan ajudan Menko Hankam A.H. Nasution, yaitu Perwira Pierre Tendean.

Dilansir KabarLumajang.com dari berbagai sumber, berikut ini 5 Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI pada 30 September-1 Oktober 1965 di Indonesia.

  1. Dominasi Ideologi NASAKOM

Ideologi NASAKOM (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme) pada masa presiden Soekarno diberlakukan dengan seimbang sejak masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Pemberlakuan ideologi NASAKOM justru menjadi jalan bagi PKI dalam upayanya mengganti ideologi Pancasila menjadi Komunis di Indonesia.

  1. Pertentangan antara PKI dan TNI

Hubungan kurang baik antara PKI dan TNI diawali oleh pembentukan angkatan kelima yang diinisiasi PKI. Hal tersebut ditentang oleh TNI angkatan darat sehingga membuat hubungan keduanya semakin tidak harmonis. Hubungan PKI dengan pihak TNI semakin memanas setelah muncul banyak hasutan dan konfrontasi antara rakyat dengan TNI. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab munculnya rencana G30S/PKI yang berujung pada terjadinya peristiwa G30S/PKI.

  1. Kesehatan Presiden Soekarno
BACA JUGA :   Lewat Tol Cipali, Tengok Penampakan Batu Misteri Bleneng

Pada 1964, beredar kabar bahwa presiden Soekarno sedang sakit parah. Meskipun demikian, D.N. Aidit sebenarnya mengetahui bahwa presiden Soekarno tidak sakit parah. Beredarnya kabar tersebut menimbulkan kecemasan dari berbagai pihak terkait upaya perebutan kekuasaan yang akan ditinggalkan oleh Soekarno. Kecemasan akibat kabar sakitnya presiden Soekarno tersebut menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya G30S/PKI.

  1. Kondisi Eonomi Indonesia

Pada 1965, keadaan ekonomi Indonesia tengah terpuruk. Kenaikan inflasi sebesar 650% membuat rakyat meragukan kepemimpinan presiden Soekarno. Lemahnya kondisi ekonomi Indonesia saat itu sebenarnya juga terjadi karena keputusan yang diambil oleh Jenderal Soeharto dan Jenderal Nasution, yaitu pembantaian terhadap pedagang yang berasal dari RRC. Hal tersebut mengakibatkan kondisi ekonomi Indonesia semakin melemah. Akibatnya, banyak rakyat hidup dalam kelaparan dan kemiskinan hingga menyalahkan kepemimpinan presiden Soekarno.

  1. Keterlibatan Amerika Serikat

Meskipun Amerika Serikat merupakan negara yang anti komunisme, nyatanya ditemukan banyak dokumen dari FBI CIA yang mengungkapkan keterlibatan Amerika Serikat dalam peristiwa G30S/PKI.

Melalui beberapa dokumen tersebut, Amerika Serikat memberikan list anggota PKI kepada pemerintah Soeharto. Melalui CIA, Amerika Serikat berusaha agar Indonesia tidak jatuh ke dalam kekuasaan Komunisme. Jadi, patut dicurigai keterlibatan Amerika Serikat dalam peristiwa G30S/PKI sehingga berpeluang menjadikan Soeharto sebagai presiden Indonesia saat itu.

Dengan demikian, faktor penyebab peristiwa G30S/PKI yaitu kesehatan presiden Soekarno, kondisi ekonomi Indonesia, dominasi ideologi NASAKOM, pertentangan antara PKI dan TNI, serta keterlibatan Amerika Serikat untuk menjadikan Soeharto sebagai presiden Indonesia menggantikan Soekarno.

Djuan Revi (352)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: