Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Salah Satu Hotel Tertua Kota Solo Akan Diubah Jadi Hotel Bintang Lima

Keluarga besar Pura mangkunegaran Solo menggandeng PT. Layani Nahdlatul Utama (LNU) akan mengubah hotel bekas kediaman putra Pakubuwana X menjadi hotel bintang lima yang terletak di pusat kota Solo.

Hotel Dana Solo yang merupakan milik keluarga Pura Mangkunegaran yang rencananya akan dibongkar dan dibangun ulang menjadi hotel bintang lima.

Nantinya, hotel bintang lima yang berada di tengah Kota Solo ini konsepnya jawa tradisional khususnya Pura Mangkunegaran dan modern.

“Hotel ini sudah berjalan selama 69 tahun dan sudah perlu direnovasi. Rencana akan dibangun ulang menjadi hotel bintang lima,” ujar Direktur Utama PT Hotel Dana Permai, BRM Roy Rahajasa Yamin, kemarin.

BRM Roy Rahajasa Yamin merupakan cucu Prof. Mr. Mohammad Yamin, S.H. dan cucu Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VIII putra dari pasangan Dang Rahadian Sinayangish Yamin, putra dan Gusti Raden Ayu (G.R.A) Retno Satuti, seorang putri keraton Mangkunegaran putri tertua K.G.P.A.A Mangkunegara VIII

Dalam hotel ini terdapat bangunan cagar budaya yang dilindungi dan tidak boleh diubah, seperti pendopo. Nanti untuk pembangunan akan disesuaikan, mana yang bisa dibangun dan mana tidak boleh.

“Kita sudah menyusun semacam masterplan, baru akan disusun feasibility study (FS). Jadi akan tahu mana yang boleh dan mana yang tidak dibangun,” katanya.

Menurutnya, jadi ini pelestarian dan pengembangan. Nanti konsepnya bernuansa Jawa khususnya Pura Mangkunegaran dan modern.

Pura Mangkunegaran akan menjadi inspirasi dalam pembangunan hotel bintang lima nanti.

“Arsitek Jawa akan tetap dipertahankan. Jadi pembangunan hotel di tengah Kota Solo ini pelestarian dan pengembangan,” ungkap dia.

Roy mengatakan, jika Hotel Dana merupakan peninggalan Pura Mangkunegaran. Kepemilikannya itu oleh Yayasan Suryo Sumirat, kemudian ada kerabat Pura Mangkunegaran untuk pemegang sahamnya.

BACA JUGA :   Makasih orang baik

“Untuk aset-aset eks Mangkunegaran itu yang mengelola adalah Yayasan Suryo Sumirat. Komunikasi rencana pembangunan hotel terus dilakukan, nanti ada pertemuan-pertemuan selanjutnya,” terangnya.

Rencana pembangunan hotel bintang lima ini akan dilakukan awal tahun 2022 dan ditarget selesai tiga tahun.

“Mulai dibangun awal tahun depan. Persiapan sudah dilakukan mulai saat ini, untuk target pembangunan tiga tahun,” ucap President Director PT Layani Nahdlatul Ulama (LNU), Seno Adjie.

Untuk anggaran pembangunan sekitar Rp.500 miliar hingga Rp.600 miliar. Nanti akan dibangun hotel bintang lima terbaik yang berada di tengah-tengah Kota Solo.

“Untuk anggaran dari konsorsium dengan kemitraan LNU dan PBNU. Penandatanganan MoU sudah dilakukan dengan pihak Hotel Dana,” imbuhnya.

Hotel Dana ini awalnya merupakan rumah seorang pangeran, yaitu putra dari Raja Pakubuwono X bernama Gusti Pangeran (G.P.H)Purbonegoro.

Kemudian dibeli oleh Yayasan Dana milik Mangkunegaran yang selanjutnya dikembangkan menjadi hotel dengan nama Hotel Dana sejak 1952. Hotel Dana dibuka untuk umum pada 25 Mei 1953.***

Djuan Revi (352)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: