Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Kacamata Butut

Kacamata Butut

Terlihat tak bersahabat lagi.
Bundaran-bundaran tak seelok dahulu.
Kacanya pun mulai tergores dan nampak buram.
Kakinya juga patah dan sulit difungsikan lagi.

Kacamata, pemandu penglihatan manusia.
Kacamata, pelindung sinaran matahari.
Kacamata dapat menjadi bahan gaya-gayaan.
Kacamata akan tampil anggun di wajah-wajah manusia.

Kacamataku kini tak berkutif lagi.
Kacamataku mulai menjauh dariku.
Kacamata kini menjadi butut.
Kini dirimu pun tergelentar di pojok-pojok rumah.

Mungkinkah dirimu dapat tergantikan?
Kacamata butut, kacamata tak bersahabat lagi.
Bukan karena aku tak setia.
Aku hanya ingin keluar dari ke-butut-an itu.
Maafkanlah diri ini, wahai kacamata butut.

Tak ada yang abadi.
Jika tak mampu bermanfaat tentu akan tergilas.
Hanya yang dapat memberi manfaatlah dapat bertahan lama.
Itulah konsep kehidupan.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Jeratan Hubungan Beracun: Terlihat ‘Normal’, Tapi Menghancurkan Hidupmu Pelan-Pelan
%d blogger menyukai ini: