Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Refleksi Diri: Rasa Syukur

Habis gajian malah tambah puyeng. Ungkapan ini sekarang semakin sering kita dengar.
Semoga bukan termasuk kategori kufur nikmat. Hanya sekedar luapan sesaat karena kesulitan mengelola keuangan keluarga.
Terus terang selama pandemi ini. Keadaan ekonomi masyarakat semakin memburuk. Banyak orang yang punya usaha harus menerima kenyataan usahanya kolaps atau bahkan bankrut.
Banyak pula masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Artinya tidak mendapatkan gaji lagi. Di sekeliling kita semakin kentara banyak pengangguran.
Maka bisa dipahami kalau kemudian keluar ungkapan seperti pada awal tulisan ini.
Kebutuhan pokok seperti makan minum tentu tidak bisa ditunda. Bahkan kebutuhan biaya sekolah anak pun tetap harus disediakan. Meskipun belajarnya dari rumah. Sedikit berkurang pos pengeluarannya karena tidak keluar ongkos transportasi.

Apa yang harus dilakukan?
Tentu saja menyiasati penghasilan yang ada untuk mengcover semua kebutuhan. Mungkinkah? Harus. Gunakan skala prioritas. Mana kebutuhan yang mendesak, mana kebutuhan yang masih bisa ditunda.
Siapkan tindakan alternatif. Tentu lebih bagus. Masak sendiri daripaa beli bisa dilakukan. Bikin camilan buat anak-anak daripada jajan. Sudah pasti lebih cakep dan solutif.

Sekali lagi semoga ungkapan tadi bukan termasuk golongan kufur nikmat. Kalau hal ini yang terjadi. Amit-amit jangan sampai mwndapatkan azab yang pedih.
Sebaik-baiknya umat adalah yang pandai bersyukur. Tuhan sendiri sudah berfirman. Barang siapa bersyukur atas nikmatnya maka akan ditambah kenikmatannya.
Seringkali kita melihat. Orang yang gajinya kecil tapi hidupnya bahagia. Akan tetapi orang yang mempunyai harta berlimpah justru hidupnya sengsara. Inilah yang dalam bahasa agama disebut dengan berkah.
Jadi sesungguhnya yang kita kejar. Bukan besar kecilnya gaji. Tetapi keberkahan dari gaji yang kita terima.
Wujudnya bisa bermacam-macam. Keluarga yang harmonis, kesehatan yang senantiasa terjaga, anak-anak yang penurut atau berprestasi dan sebagainya. Dan sebagainya.
Semoga!

BACA JUGA :   BAHAGIAKAN ISTRIMU SEPERTI TUJUAN AWALMU MENIKAHINYA

Mas Sam

MasSam (60)

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: