Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Dasar Tikus Setan

Ada Cerita mitos yang mengatakan bahwa setelah pukul 12:00 malam, tidak disarankan untuk bersiul di dalam rumah.

karena pada saat anda bersiul, dikatakan bahwa pada saat itu pula setan dari neraka dan kegelapannya akan mendengar suara siul dan mendekati orang yang bersiul.

Konon orang yang bersiul saat mandi di pagi hari, sebelum tidur bisa melihat bayang-bayangan atau hantu berdiri di sudut-sudut rumah saat fajar.

Jika Anda ingin menguji nyali, matikan lampu di seluruh rumah dan bersiul selama 30 detik. Beberapa orang meyakini dan mengatakan bahwa Anda akan mendengar suara bunyi dan kemudian merasakan udara panas semakin dekat dengan Anda.

Mereka itu adalah roh setan neraka yang mencium auramu.

Mungkin ulasan tulisan mitos demikian, saya temukan saat meminta bantuan sama bule google, dan ketemu sebuah tulisan sederhana dari sebuah akun milik Embo dukung Jawa, Indonesia.

Memang zaman kini sudah amat canggi benar. Saya perna mendapatkan Sort Masseger System (SMS) dari nomor baru yang memang SMSnya itu kasasar hingga terkirim ke nomor handphone merk “Real Me”, yang isi pesan bertuliskan menerima pelet, asmara, ritual, dana goib, dijamin berhasil tanpa adanya tumbal.

Memang jaringan Telkomsel menjangkau hingga ke pelosok daerah di Nusantara, dari Indonesia barat hingga Indonesia timur, tanpa rooaming (kendalah). Promosi yang mengikuti perkembangan abad, tanpa mempedulikan apa bentuk pekerjaan yang di promosikan.

Embo, apa benar bisa menggandakan uang?
Jawab embo itu, bisa mas, dijamin mas, Ojo nekoko.
Bila tidak berhasil uang akan di kembalikan. Banyak orang yang datang dan sudah terbukti, ungkap embo tambah meyakinkanku.

Berarti embo punya ilmu kanuragan yah? Tanyaku.

BACA JUGA :   Introveksi Diri

Iya, itu elmu (ilmu) dari turun-temurun keluarga, dan sekarang embo yang terima itu elmu, hitung- hitung Embo generasi yang ke lima.

Wah..berarti embo, bisa tahu dong saya sedang apa sekarang? Pertanyaan pancingan ku lagi. Jika embo bisa tahu, bahwa sekarang saya sedang beoll di WC, berarti saya akan percaya, embo punya elmu kanoragan, bisik ku dalam hati.

Tanpa menjawab pertanyaan ku, si embo malah memotong pembicaraan,

” Itu banyak pejabat dari timur yang datang minta jimat untuk di pakai sebelum pilkada, menggandakan uang dan buat menjaga diri. Pokok nya banyak yang embo sudah membantu.”

Tapi satu hal yang perlu di apresiasi, walaupun si embo bekerja sebagai dukun yang serasa sangat “kolot” dan masih percaya kaya gituan di abad 21 ini, dimana si Embo pintar mempromosikan jasa dukun yang dia guluti dengan SMS berganda kesetipa pelosok tanah air.

Oh iya, saya baru ingat. Ada yang sempat viral, perna ada pejabat Papua yang ke pulau Jawa untuk mencari jasa dukun, tapi pejabat tersebut tragis di bohongi, dan uang yang di bawah di dalam kopor dalam jumlah yang banyak untuk di gandakan itu Rahib di bawah kabur setelah pejabat tersebut di hipnotis oleh penuntun.


Pembicaraan mistis semakin serius, dan hari kian larut malam, tidak terasa sudah jam 12 malam.

Huuf…saya cape membalas WhatApp si embo ini, bisa jadi saya di guna-guna dari jarak jauh. Apalagi waktu sekarang sudah larut malam.

Marselino, Linda dan nengsi sudah pada tidur. Cuma saya saja yang masih mengutak Katik handphone dengan suasana redup di dalam kamar.

Dan tiba-tiba, suara piring berbunyi. Nengsi, nengsi lihat dulu di dapur. Hmm..si nengsi tidak menyahut.

BACA JUGA :   Hukum Pinjam Uang di Bank? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Siapa yg di belakang? Tanyaku dalam ketakutan. Terpikir lagi aku soal cerita tadi dengan si embo dukun..

Terpikir ku lagi. Apakah dia yang mengirim setan untuk mengganggu ku. Aku mencoba mengecek ke belakang dengan langkah kaki perlahan-lahan, dan tiba-tiba bunyi pintu terbuka, Huuu…

Nengsi. Hallo nengsi ko (kau) yang buka pintu kh?

Berselang berapa menit, anjing ku bernama Konya mengaung panjang.

Dia menggonggong dan mengaung.
Suara anjing itu nampak menangis dengan tidak seperti biasanya.

Pikiranku lagi. Ho…Apakah saya di kerjahin sama embo tukang dukung itu.

Apakah saya harus percaya cerita mitos diatas dan praktek dukung ini? Atau saya minta maaf sama si embo itu.

Suasana redup di dalam kamar memancing ku untuk keluar kamar. Tapi saya harus melewati sumber bunyi dari rak piring dan suara besingan pintu itu.

Tak terasa, suasan dalam kamar mulai panas. Kenapa malam ini benar-benar perasaan tidak enakk, seperti ini!!

Hentakan kaki perlahan-lahan keluar kamar. Dan tiba-tiba, saya menyaksikan sendiri dengan dua bola mata yang melotot ke sumber bunyi tersebut.

Huuu…Rupahnya, para kawanan tikus rakus sedang berlarian mencuri makanan dan mereka sedang saling kejar satu sama lain di masa birahi mereka.

Huuu…dasar tikus setan.
Tertawaku kecil kecil di malam itu.

Paskalis (47)

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: