Oktober 25, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Indro Kasihan dengan Personel Warkop DKI KW, Curiga Cuma Dimanfaatkan

Jakarta, Indro Warkop meminta tiga pemuda yang mengatasnamakan Warkopi menghentikan kegiatannya. Pasalnya, tiga orang yang dianggap mirip personel Warkop DKI (Dono Kasi Indro) itu belum pernah meminta izin kepada Indro dan Lembaga Warkop DKI.

Ketika nama personel Warkopi yakni, Sepriadi Chaniago (mirip Dono), Alfred (mirip Kasino), dan Alfin Dwi Krisnandi (mirip Indro) viral di media sosial, Indro mengaku tidak pernah diberi tahu. Termasuk ketika Warkopi memproduksi tayangan mereka sendiri di Youtube. Bahkan, ketiganya sudah tampil di televisi.

Indro tak mau menelan begitu saja anggapan ketiga personel Warkopi terbentuk karena viral semata. Apalagi, setelah dikulik lagi, Warkopi memiliki manajemen profesional. Indro mencium gelagat motif ekonomi di balik pembentukan Warkopi.

Namun, karena sudah tampil di sejumlah acara komersil, Warkopi tidak bisa serta merta melenggang semaunya. Pasalnya, urusan hak cipta Warkop DKI ada di tangan Lembaga Warkop DKI yang dikomandoi Hanna, putri dari Kasino.

Indro kecewa karena manajemen Warkopi tidak pernah berkomunikasi dengannya. Sementara untuk tiga personel Warkopi yang masih muda, Indro justru kasihan dengan mereka.

“Saya kasihan mereka kayaknya enggak ngerti apa-apa. Apalagi kalau sampai ada tindakan hukum. Coba kemarin ngomong dulu, beda pasti kejadiannya,” kata Indro dalam jumpa pers virtual.

Sebelumnya Indro memang pernah mengutarakan hal serupa di media sosial. Dia juga menyebut langkah Warkopi dan manajemennya yang main tampil begitu saja di acara publik tidak memiliki etika.

“Warkop itu punya HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yang dipegang oleh semua anak-anak dari Dono, Kasino dan Indro. Dalam berkesenian ada etika. Mereka yang anda maksud amat sangat terkoordinir dan ter-manage, jadi anda sendiri bisa berpikir kan dimana kekeliruannya. Kasihan mereka sebenarnya.. jadi obyek ‘boss’nya,” tulis Indro di Instagram.

BACA JUGA :   Apa Itu Cinta

Indro kemudian teringat ketika Helmy Yahya membuat acara kontes mirip artis di televisi. Saat itu, Helmy Yahya meminta izin kepada Indro untuk melombakan orang yang mirip dengannya. Indro memuji langkah Helmy itu. Bahkan, Indro mengaku masih berteman dengan pemenang lomba mirip dirinya kala itu.

“Waktu itu Helmy Yahya buat acara ada yang mirip saya dipertandingkan. Mereka minta izin, saya kasih izin. Pemenangnya terus saya kenalan. Dia kerja di Dishub. Bahkan saya operasi jantung, dia jengukin. Saya melihat betapa Helm Yahya punya etika,” ucap Indro.

Manajemen Warkopi dan Lembaga Warkop DKI sebenarnya sudah melakukan pertemuan virtual. Manajemen Warkopi saat itu meminta bertemu langsung dengan Indro. Sedangkan Lembaga Warkop DKI meminta Warkopi untuk tidak tampil dulu di televisi.

Namun, tiba-tiba Warkopi justru tampil di dua acara televisi saat mereka belum bertemu Indro. Merasa dikecewakan, Indro dan Lembaga Warkop DKI akhirnya meminta Warkopi menghentikan dulu kegiatan mereka.

“Kalau ditanya tindakan apa, ya sudahlah distop dulu, kan kalian yang memulai. Patut disayangkan. Coba sebelum itu ngomong-ngomong dulu,. Makanya kami kan mengimbau sudahlah berhenti dulu kalau mau ngomong ya ngomong apa? Karena kalian sudah mendahului,” kata Indro.

Djuan Revi (352)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: