Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Manchester City Perkasa di Liga Champions, Letoy di Liga Primer

Manchester City tampil tidak konsisten. Belakangan performanya memble. Keperkasaannya seakan hilang. Letoy!
Menggasak Norwich City dan Arsenal dengan skor 5-0. Di awal bergulirnya Liga Primer Inggris musim kompetisi 2021/2022.
Bahkan penampilan perdananya di Liga Champions 2021/2022 begitu digdaya. Melibas wakil Rusia Zenit St. Petersburg dengan skor mengesankan 6-3.
Pada laga fase grup Liga Champions itu 5 gol dilesakkan oleh anak asuh Pep Guardiola dan satu gol bunuh diri pemain Zenit Nordi Mukiele.
Nathan Ake membuka kemenangan The Citizens pada menit 16. Disusul gol penalti Riyad Mahrez pada injury time babak pertama.
Jack Grealish membuka gol pada awal babak kedua. Dilanjutkan gol Joao Cancelo pada menit 75 dan ditutup dengan golnya Gabriel Jesus (88′).
Adapun gol Zenit St. Petersburg merupakan hattrick dari seorang Christopher Nkunku.
Dengan kemenangan besar ini penggemar sepakbola meyakini Manchester City dapat meraih gelar juara Liga Champions. Satu-satunya gelar yang belum pernah direngkuh oleh Manchester City.
Tahun lalu kesempatan memboyong tropi si Kuping Besar ke Etihad Stadium lepas. Di final Manchester City dipecundangi tim asuhan Thomas Tuchel Chelsea.

Mulai Muncul Keraguan
Akan tetapi kini mulai muncul keraguan di benak penggemar Manchester Biru. Pasalnya dua penampilan terakhir Manchester City di Liga Primer sangat mengecewakan.
Hanya menang 0-1 atas Leicester City dan bermain imbang tanpa gol ketika meladeni permainan tim papan tengah Southampton.
Pada pertandingan pekan ke-5 itu Manchester City tidak menunjukkan kelasnya sebagai tim bertabur bintang dan klub yang kaya raya.
Tidak ada gerakan-gerakan para pemain yang memukau atau tusukan-tusukan yang membahayakan tim lawan. Menguasai jalannya permainan tetapi tidak ada penyelesaian akhir yang membuahkan gol. Gol satu-satunya terjadi pada injury time babak kedua. Sayangnya gol tersebut dianulir wasit setelah pengecekan melalui VAR.
Gol tercipta ketika terjadi kemelut di mulut gawang Southampton. Phil Foden menyundul bola dan memantul. Bola yang rebound disambar oleh Raheem Sterling. Gol. Akan tetapi kemudian wasit menganulir karena menurut amatan VAR posisinya dalam keadaan offside.
Kejadian yang kontroversial terjadi pada menit 60. Kyle Walker dikartumerahkan oleh wasit setelah melanggar Adam Amstrong. Sejurus kemudian wasit menarik kartu merahnya dan membatalkan tendangan penalti untuk Southampton. Semua gegara menurut tinjauan VAR.
Sanggupkah Manchester City mempertahankan raihan gelar juara Liga Primer Iggris dan memboyong tropi Liga Champions?

BACA JUGA :   Legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan

Mas Sam

MasSam (60)

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: