Oktober 26, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Juventus Senasib dengan Arsenal, Cicipi Zona Degradasi

Siapapun tahu Juventus. Seperti halnya semua orang tahu tentang Arsenal.
Keduanya adalah klub sepakbola besar dengan sejarah panjang. Bedanya Juventus berlaga di Liga Serie A Italia. Sementara Arsenal bertanding Liga Primer Inggris.
Kesamaan lainnya adalah kedua tim mengawali musim kompetisi 2021/2022 dengan catatan yang mengenaskan. Masuk ke dalam zona degradasi.
Arsenal mengawali laga perdana dengan hasil yang memalukan. Dipecundangi tim promosi dari divisi Championships Brentford dengan skor 2-0.
Dua laga berikutnya lebih menyakitkan lagi. Dalam derbi London yang penuh adu gengsi. The Gunners kalah 0-2 dari Chelsea. Kemudian kalah telak 5-0 dari Manchester City ketika bertandang ke Etihad Stadium.
Akibatnya Arsenal harus ngendon di dasar klasemen sementara Liga Primer. Barulah pada pekan ke-4 Meriam London bisa sedikit bernapas lega. Menang 1-0 dari Norwich City. Tim yang sama-sama berada di dasar zona degradasi.
Sementara Juventus memulai pertandingan dengan hasil imbang 2-2 ketika melawan Udinese. Dua pertandingan berikutnya kalah berturut-turut dari Empoli (0-1) dan Napoli dengan skor 2-1.
Pada laga pekan ke-4 si Nyonya Tua harus berbagi angka dengan AC Milan. Unggul cepat melalui Alvaro Morata pada menit ke-4. Akan tetapi kemenangan yang sudah di depan mata buyar. Gegara gol Ante Rebic pada menit ke 76.
Dengan dua kali imbang dan 2 kali kalah. Sudah bisa ditebak. Juventus harus rela berada di zona degradasi. Dengan hanya mengantongi 2 poin.
Akankah Juventus bisa memetik kemenangan ketika berlaga di pekan kelima melawan Spezia Rabo depan? Seperti Arsenal yang mendapatkan kemenangan 0-1. Pada laga pekan ke-5 ketika bertandang ke Turf Moor Stadium markas Burnley.

Biang Kerok
Penampilan buruk Arsenal ditengarai banyaknya pemain kunci yang cedera dan sakit akibat pandemi covid-19. Sebut saja misalnya Alexander Lacazettr dan Pierre Emerick-Aubameyang. Nyatanya setelah kedua pemain ini dapat merumput kembali. Pelan-pelan Arsenal keluar dari zona degradasi. Merangkak naik dan sekarang bertengger di klasemen 13 dengan 6 poin.
Pendukung Juve banyak yang menyalahkan manajemen dengan kondisi si Nyonya Tua. Pasalnya mereka melepaskan aset berharga dan mesin gol Juventus Christiano Ronaldo.
Seperti diketahui pemain yang kontraknya akan habis tahun depan itu. Lebih memilih kembaki ke klub lamanya Manchester United ketimbang menghabiskan kontraknya bersama Juventus.
Akibatnya sudah bisa ditebak. Juve tidak kunjung menang dalam pertandingan awal liga Serie A.
Hal ini tentu menyakitkan. Setelah tahun lalu gagal memperpanjang gelar scudetto 10 kali berturut-turut. Gara-gara kepindahan sang pelatih Antono Conte ke Inter Milan.
Uniknya tim baru Antonio Contelah yang menggagalkan ambisi torehan rekor Juventus tersebut.
Dapatkah Juventus, seperti halnya Arsenal, keluar dari zona degradasi? Sanggupkah Juve meraih lagi gelar scudetto Liga Serie A?
Kita nantikan saja. Sembari menikmati setiap permainan dari Arsenal di Liga Primer Inggris dan Juventus di Liga Serie A Italia.

BACA JUGA :   Resep sambel goreng ati ampela

Mas Sam

MasSam (61)

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: