Oktober 19, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Black Market

Black Market
Berbicara tentang pasar gelap atau biasa disebut black market, sudah jelas bahwa hal ini merupakan kegiatan ilegal. Menurut Wikipedia, pasar gelap ialah sektor kegiatan ekonomi yang melibatkan transaksi ekonomi ilegal, khususnya pembelian dan penjualan barang dagangan secara tidak sah.
Barang yang diperdagangkan bisa ilegal atau resmi dengan transaksi dilaksanakan secara gelap demi menghindari pajak dan syarat lisensi. Disebut pasar gelap karena kegiatan transaksi dilakukan di luar hukum sehingga harus dilakukan dalam kegelapan agar tidak terlihat oleh hukum.
Pasar gelap terjadi dikarenakan larangan atau pembatasan terhadap suatu barang tertentu sehingga terjadi penyeludupan. Penyelundupan adalah segala bentuk proses memperoleh barang yang dilarang atau dibatasi tersebut menggunakan cara-cara yang melanggar hukum.
Barang ilegal yang sedang marak beredar di pasar gelap saat ini bukan hanya seperti narkoba, senjata tajam, minuman keras dan rokok yang tidak mengantongi izin hukum karena syarat dan pajak yang tinggi, namun barang elektronik dengan merek terkenal pun kini marak beredar di kegiatan pasar gelap ini. Biasanya barang elektronik tersebut berupa ponsel, kamera, dan laptop.
Pembeda paling utama barang elektronik resmi dengan barang pasar gelap yaitu harga yang sangat jauh dari harga produk resmi. Barang yang didapat secara ilegal dapat memperoleh 1 atau 2 tingkat harga. Mungkin akan kurang mahal daripada harga pasar (resmi) karena penawar tak mengadakan harga biasa dari produksi atau membayar pajak yang biasa. Kemungkinan lain, produk yang dipasok ilegal bisa lebih mahal daripada harga normal, karena produk yang dibicarakan sulit didapat dan mungkin tidak tersedia secara resmi.
Misalnya harga Asus Vivobook K413EA di toko resmi dijual dengan harga 12 juta sedangkan di pasar gelap dijual dengan kisaran harga Rp 300-400 ribu bahkan ada yang menjual dengan harga seratusan ribu di toko online. Jadi, jika kalian menemukan toko online yang menjual produk elektronik merek terkenal namun dengan harga yang sangat murah, maka sudah jelas bahwa toko tersebut menjalankan pasar gelap.
Selain pada harga, garansi pada suatu produk juga menjadi salah satu hal utama yang penting diperhatikan ketika membedakan produk black market dengan produk resmi. Sudah pasti produk ilegal tidak memiliki garansi resmi. Seperti contoh di atas, terdapat juga produk original dengan merek terkenal tetapi tidak memiliki garansi resmi. Ketika kita menanyakan garansi, mereka akan mengatakan bahwa garansi tersebut ada namun setelah ditelusuri lebih lanjut, garansi tersebut bukanlah garansi Indonesia tetapi garasi internasional yang belum diketahui ada atau tidaknya bahkan mungkin garansi palsu yang tidak bisa digunakan.

BACA JUGA :   Traveling With Dee Bab 2 Alun-alun Kota Batu

Risiko dalam membeli produk black market sangatlah merugikan bahkan berbahaya. Secara tampilan dan spesifikasi memang serupa dengan produk resmi namun hal itu tidak menjamin dalam jangka waktu yang lama karena sewaktu-waktu dapat terblokir pemerintah. Apabila lebih teliti, beberapa kwalitas dan tampilan memiliki perbedaan dengan produk resmi karena pada umumnya produk original seperti ini di pasar gelap hanyalah produk tiruan. Transaksi ini juga sangatlah berbahaya karena pelaku transaksi di pasar gelap ini baik penjual dan pembeli dapat terancam pidana.

Semoga artikel ini bermanfaat dan kedepannya kita lebih berhati-hati dan waspada agar tidak tergiur dengan promo-promo harga murah yang tidak masuk akal apalagi jika tawaran tersebut hanya berupa penjelasan dan gambar di toko online pada akun-akun media sosial.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: