Oktober 16, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Presiden Jokowi dan Dua Menterinya Kepincut Jurus Kho Ping Hoo

Bila Anda pernah melewati masa remaja di era tahun 80-an, tentu pernah mengenal sosok pengarang cerita bernama Asmaraman Sukowati.

Nama ini tidak asing lagi bagi para penggemar cerita silat (cersil) Tiongkok yang karangannya selalu ditunggu-tunggu .

Asmaraman adalah pengarang cersil yang kemudian mengganti identitasnya dengan nama Kho Ping Hoo.

Lewat karya-karyanya, pria kelahiran Sragen, Solo, Jawa Tengah, pada 17 Agustus 1927 ini sempat ‘membius’ pecinta cersil.

Sederet nama mantan presiden Republik Indonesia, budayawan, dan juga politikus pernah terhipnotis oleh karya Kho Ping Hoo.

Sebut saja mantan Presiden BJ Habibie dan Gusdur. Bahkan Jokowi dan wakilnya KH Ma’aruf Amin pun sempat terhipnotis jurus-jurus Kho Ping Hoo.

Jokowi mengakui sering “menyantap” buku-buku cersil karangan maestro komik Khoo Ping Hoo.

Selain presiden bersama wakilnya , dan mantan presiden RI tersebut, ternyata ada dua menteri di kabinet Jokowi yang di masa remajanya juga kerap membaca cersil Kho Ping Hoo

Siapa sangka Menteri Sosial Tri Rismawati dan juga Menko Polhukam Mahfud MD penggemar setia cersil berlatarbelakang budaya Tiongkok ini.

Sejak masa remaja Risma adalah seorang kutu buku yang bisa berjam-jam duduk membaca buku.

Buku yang dibaca pun beraneka ragam genre dan salah satunya buku komik karya Kho Ping Hoo.

Bahkan karena seringnya melalap buku, saat menjadi Walikota Surabaya, Risma kemudian mendirikan sekitar 900-an Taman Bacaan.

Sementara itu Menko Polhukam Mahfud MD yang senang membaca komik karya Kho Ping Ho ini mengakui sendiri lewat Instagram-nya.

Katanya, kebiasaan baca buku masih dilakukannya hingga saat ini untuk mengasah otak sekaligus hiburan.

Kemudian, bukan hanya mantan presiden dan juga Presiden RI Jokowi saja yang terpesona dengan jurus-jurus silat, budayawan Emha Ainun Najib dan juga Saiful Djarot (anggota PDI-P) juga belajar strategi dari cersil Kho Ping Hoo ini.

BACA JUGA :   Perempuan-Perempuan Metropolitan: Hantu Perempuan

PENULIS OTODIDAK

orang mengira sosok Asmaraman atau Kho Ping Hoo adalah orang yang sedikit banyak menguasai jurus jawara Tiongkok.

Tapi semua anggapan itu keliru besar. Maestro cersil ini justru tidak memiliki ilmu bela diri. Bahkan dirinya sama sekali tidak bisa berbahasa Mandarin, apalagi pergi ke Tiongkok.

Kho Ping Hoo menuangkan ide-idenya berdasarkan apa yang ditontonnya di bioskop. Rupanya dia belajar otodidak kepada tokoh-tokoh dunia persilatan dalam sebuah film.

Meski belum pernah menginjakkan kakinya di Negeri Tirai Bambu, namun Kho Ping Hoo berhasil menggambarkan panorama asli Tiongkok beserta jurus-jurus silatnya.

Selama hidupnya, pengarang komik berdarah Tionghoa ini telah menyelesaikan sekitar 120 judul cerita.

Judul komiknya antara lain, Pendekar Super Sakti, Badai Laut Selatan, Iblis dan Bidadari, Darah Mengalir di Borobudur, Keris Pusaka Nogopasung, Alap-alap Laut Kidul dan Bagus Sujiwo.

Kho Ping Hoo alias Asmaraman Sukowati meninggal dunia dalam usia 67 tahun.

Bagikan Yok!
%d blogger menyukai ini: