• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Cara Mengatur Waktu yang Efektif Demi Hidup Lebih Produktif

Punya segudang kesibukan dan kesulitan untuk mengelolanya? Yuk, belajar cara mengatur waktu yang efektif dengan 3 teknik berikut ini! Kelola hari tuk jadi lebih produktif!

Sebagai generasi muda yang aktif, kamu tentu tidak bisa lepas dari berbagai aktivitas dan kesibukan sehari-hari. Mulai dari perkuliahan, pekerjaan, hingga aktivitas sosial yang ada menuntutmu untuk bisa berlaku seimbang.

Manajemen waktu yang baik pun menjadi poin penting yang perlu kamu perhatikan. Brian Tracy, seorang pakar pengembangan diri, menyebutkan bahwa, “manajemen waktu layaknya sebuah kendaraan yang dapat membawamu ke sebuah tujuan yang kamu inginkan di masa depan.”

Dengan kemampuan manajemen waktu yang baik, kamu dapat menciptakan kehidupan yang lebih terstruktur, terarah, dan tentunya lebih produktif. Selain itu, kamu pun berkesempatan untuk bertanggung jawab penuh pada setiap tugas yang kamu miliki.

Saat ini, terdapat berbagai teknik dan cara mengatur waktu yang dapat kamu terapkan. Yuk, simak tiga teknik yang telah dirangkum oleh Batam Tourism Polytechnic!

  1. Cara Mengatur Waktu dengan Teknik Pomodoro

Pomodoro merupakan teknik pengelolaan waktu yang dikembangkan oleh Francesco Cirillo pada akhir tahun 1980-an. Dalam Bahasa Italia, Pomodoro berarti tomat. Nama ini terinspirasi dari timer berbentuk tomat yang digunakan Cirillo pada saat itu.

Teknik Pomodoro sangatlah sederhana. Kamu hanya perlu membagi waktu ke dalam interval yang disebut “jendela kerja” selama 25 menit. Setelah 25 menit, “jendela kerja” berakhir dan diisi dengan interval waktu istirahat. Namun, yang perlu kamu catat adalah dalam interval 25 menit tersebut, kamu harus benar-benar fokus tanpa distraksi.

Yuk, simak langkah-langkah yang bisa kamu lakukan dalam teknik Pomodoro ini!

Siapkan dan tulis daftar tugas yang akan kamu kerjakan
Atur timer di gadget selama 25 menit
Kerjakan tugas dengan fokus tanpa distraksi hingga timer berbunyi
Saat timer berbunyi, kamu harus berhenti meski tugas belum selesai
Istirahat selama interval waktu yang singkat, misalnya 3-5 menit
Ulangi langkah di atas hingga 4 kali. Setelah itu, ambil waktu istirahat selama 15-30 menit

  1. Teknik Eat That Frog
BACA JUGA :   Sebenarnya Teori Menulis Tidak Terlalu Penting, Tetapi Banyak Latihanlah

Cara mengatur waktu dengan teknik eat that frog diperkenalkan oleh Brian Tracy dalam bukunya yang berjudul Eat That Frog! 21 Great Ways to Stop Procrastinating and Get More Done in Less Time.

Secara garis besar, teknik ini mendorong kita untuk menentukan prioritas dari berbagai hal yang harus dikerjakan dan berhenti menunda pekerjaan. Untuk melakukannya, kamu perlu membuat daftar hal-hal yang harus kamu kerjakan dan susun ke dalam 4 kategori, yaitu

Hal yang harus dikerjakan dan kamu memang ingin melakukannya
Hal yang harus dikerjakan, tapi kamu malas melakukannya
Hal yang tidak harus dikerjakan dan kamu tidak ingin melakukannya
Hal yang tidak penting untuk dikerjakan dan kamu ingin melakukannya
Dari keempat kategori tersebut, pilihlah tugas atau pekerjaan yang paling tidak kamu sukai alias “frog” atau katak yang harus kamu selesaikan paling awal. Di sini, “frog” adalah kategori B, yaitu hal yang harus dikerjakan, tapi kamu malas melakukannya.

Meskipun malas, kamu harus segera menyelesaikan “frog” tersebut sesegera mungkin, misalnya di pagi hari. Dengan begitu, kamu akan terbiasa untuk tidak menunda pekerjaan. Saat tugas sulit terselesaikan, kamu pun dapat mengerjakan hal lainnya dengan lebih ringan.

  1. Eisenhower Decision Matrix

Cara mengatur waktu yang lainnya adalah Eisenhower Decision Matrix. Teknik yang diciptakan oleh Dwight Eisenhower ini merupakan teknik manajemen waktu dengan memisahkan hal-hal ke dalam empat kategori.

4 Kategori Eisenhower Decision Matrix:

Penting dan mendesak: berisi hal-hal yang harus segera dilakukan sesegera mungkin
Penting namun tidak mendesak: berisi hal-hal yang penting, namun memiliki tenggat waktu yang cukup lama
Mendesak namun tidak penting: berisi hal-hal yang tidak penting, namun tetap harus dikerjakan
Tidak mendesak dan tidak penting: berisi kegiatan yang tidak wajib untuk dilakukan
Dengan mengelompokkan tugas dan hal-hal ke dalam 4 kategori ini, kamu akan mampu menyelesaikan semua tugas dan kegiatan penting secara lebih efisien. Hidup pun bisa jadi lebih terorganisir dan terencana dengan baik!

BACA JUGA :   Resep dan Cara Membuat Tela-tela Singkong

Itu dia ketiga teknik atau cara mengatur waktu yang dapat kamu praktikkan dalam beragam kebutuhan. Dengan kebiasaan mengelola waktu yang baik, kamu akan memiliki hari-hari yang lebih berkualitas dan bermakna.

Djuan Revi (199)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!

Djuan Revi

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *