• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Cerpen Goresan Luka Dalam Jiwa

Bymutiaradee

Sep 12, 2021 ,

Telah ku coba melupakan semuanya. Entah kenapa rasa itu hadir lagi. Telah ku coba melupakannya tetapi bayangnya selalu ada. Awalnya hanya rasa kagum semata. Tetapi lama kelamaan semuanya berubah. Rasa ini bukan sekedar rasa kagum biasa mungkin bisa dikatakan lebih dari itu. Apalagi saat kita sering bersama mengukir mimpi di atas awan. Teman menjadi sahabat, yang selalu ada disaat suka maupun duka. Menjalani indahnya hidup saling melengkapi satu sama lain dan bersatu dalam ikatan persahabatan. Mungkin mulai dari situ aku merasakan getaran cinta mulai datang. Meski ku tahu kau mencintai orang lain tetapi aku setia menunggu. Selalu ada disaat kau terluka dan berderai air mata.
Sikapmu sungguh membuatku kagum. Kau selalu melindungi yang lemah. Kau orang yang bijaksana, selalu membuatku tersenyum dan masih banyak lagi hal-hal baik tentangmu yang tak mungkin ku sebutkan satu persatu. Diantara teman-teman yang lain ku rasa memang aku yang dekat denganmu. Dekat itu saja sudah lebih dari cukup. Tetapi entah kenapa ku rasa, akhir-akhir ini sifatmu berubah. Aku tak lagi mengenalmu. Mana kau yang dulu??? Kau yang selalu berkata sopan pada semua orang, kau yang selalu melindungi kaum hawa. Apa kau lupa itu yang membuatku kagum padamu??? Apa kau berubah untuk mulai menjauhiku??? Apa kau telah jenuh denganku??? Hatiku masih bertanya-tanya. Akhir-akhir ini ku rasa kau mulai menjauhiku. Apa salahku??mengapa kau tiba-tiba menjauhiku?? Jika itu memang keputusanmu aku akan berusaha melupakanmu.
Hatiku terasa sakit saat ku lihat kau bersamanya. Bersama orang lain yang pernah mewarnai hidupmu. Begitu cepatkah kau melupakanku??? Apakah terlalu besar salahku padamu?? Hingga kau berbuat seperti itu.
Kini ku tak lagi merasakan kesetiaanmu
Tak lagi merasakan hangatnya cintamu
Ku harap kau tahu
Bahwa aku masih sabar menunggumu
Walau kau tak lagi disisiku

BACA JUGA :   7 Prinsip Sederhana Tampil PD Setiap Waktu. Meski Kamu Aslinya Introvert dan Pemalu

Bagaikan dihempas gelombang, saat ku mendengar teman dekatmu berkata bahwa sebenarnya kau hanya menganggapku sebagai pelampiasan. Aku masih tak menduga begitu teganya kau padaku. Hingga kau menganggapku hanya pelampiasan semata. Apa kau tak melihat pengorbananku?? Cintaku padamu tulus tapi kenapa kau goreskan luka dalam jiwaku. Kau rajut dusta dalam hatiku. Apa kau tak tahu bahwa itu melukaiku??? Semua rasa sakit yang kau berikan ini seperti luka yang ditaburi butiran garam. Perih. Perih sekali. Aku masih tak menyangka kau berbuat seperti itu. Aku berharap itu semua hanya mimpi. Mimpi yang tak pernah terjadi. Tetapi apa?? Harapanku sia-sia ini memang kenyataan yang harus ku jalani. Ya Allah, kenapa ketika aku benar-benar mencintai seseorang dia justru menyakitiku. Ya Allah kini ku serahkan siapa jodohku. Aku takkan mencarinya karena aku tahu Kau pasti memberikan yang terbaik untuk hambamu yang selalu berada di jalan Mu. Aku yakin itu Ya Allah..

Ya Allah dalam sujudku meminta
Jika dia memang jodohku dekatkan aku padanya
Tetapi jika aku bukan jodohnya hilangkan rasa cintaku yang selalu ada
Hapuskan cerita indahku bersamanya
Buanglah ingatanku tentangnya
Dan bantu aku melupakannya
Melupakan segala pengorbanannya
Ikhlaskan hatiku untuk dusta yang dia perbuat
Tolong aku…
Kuatkan hatiku dari goresan luka dalam jiwa
Yang ku tak tahu kapan akan sirna
Aku butuh petunjuk Mu

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *