• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Cerpen Aku Selalu Mengingatmu

Untuk BAHAGIA selalu ada PENGORBANAN
Untuk TERSENYUM selalu ada AIR MATA
Untuk PERTEMUAN selalu ada PERPISAHAN
Untuk MENYAYANGI selalu ada PENGKHIANATAN
Deraian air mata melinangi pipiku. Tak bisa ku pungkiri jika aku mengingatnya lagi. kini apa yang bisa ku perbuat?? Jika waktu masih terus berputar. Tak bisa ku lupakan saat-saat indah bersamamu. Meski ku tak tahu apa kau juga berpikir seperti itu sahabatku?? Kini aku berserah pada angin yang menerpa. Entah akan dibawa kemana diriku dalam kemelut kesedihanku. Kini hanya bisa pasrah pada keadaan jika kita akan berpisah. Aku yakin walau raga kita akan berpisah tapi hati kita akan selalu menyatu dalam ikatan persahabatan. Sahabatku maaf jika aku pernah menyakitimu. Maaf jika aku pernah menghiraukanmu. Dan maaf jika aku belum bisa menjadi sahabat yang sempurna untukmu. Tapi dengan waktu yang tersisa aku akan berusaha membuatmu bahagia dan membuatmu mengenangku selalu mengenangku seperti aku yang selalu mengenangmu. Takkan ku buat kau kecewa walau hanya sedetik saja. Masih tak bisa ku bayangkan jika ku jauh darimu. Padahal hampir setiap hari ku habiskan waktuku bersamamu. Walau pertengkaran sering menghiasi tapi kasih selalu menghalangi. Oh Tuhan, ku ingin waktu berjalan lambat agar aku bisa menghabiskan waktuku bersama sahabatku.
Waktu memang cepat berlalu. Tak terasa pagi telah menunggu. Matahari mulai menyinari. Ayam jago berkokok tak henti-henti. Embun yang tadinya menutup pagi telah sirna dengan datangnya sang mentari. Langit biru menghampar luas di seluruh jagad raya. Menambah indah dan damainya pagi ini. Masih ku ingat kejadian yang menegangkan sekaligus lucu bagiku. Menurut kami kelas kami sudah bersih bahkan tak ada satu debu pun yang berani menghampiri. Saat aku dan teman-temanku duduk bersandar di tembok dekat pintu seorang guru menyuruh aku dan salah satu sahabatku untuk mengambil sapu. Aku dan sahabatku bergegas mengambil sapu. Guru itu menyuruh aku dan teman-teman sekelasku untuk membersihkan lagi kelas kami. Banyak teman-temanku yang tak mendengarkan perkataan itu dan melanjutkan lagi kegiatan mereka masing-masing. Untung saja ketika guru itu memasuki kelasku aku sedang membawa sapu. Ya, walaupun sebenarnya aku hanya ingin bermain-main dengan sapu itu bukan untuk menyapu lantai. Tiba-tiba guru itu mengambil sapu itu dan menggunakan sapu itu untuk memukul teman-temanku yang sedang bersantai-santai. Huuuh, membuat hatiku dag dig dug. Untung saja aku tak terkena pukulan maut itu. Setelah guru itu marah-marah karena kami tak mendengarkan perkataannya tadi kemudian beliau menyuruh kami membersihkan kelas lagi. Ya, meskipun menurutku kelas ini sudah bersih. Tapi apa boleh buat dari pada kena omel untuk yang kedua kali. Lucunya setelah teman-temanku terkena pukulan maut itu tak ada dari mereka yang merintih kesakitan. Mereka justru tertawa sambil mengelus-elus bagian tubuh mereka yang terkena pukulan itu. Sebenarnya, aku mengerti bahwa dalam senyuman mereka ada rasa sakit yang mereka sembunyikan. Masa-masa itu memang takkan pernah terlupakan andai saja aku bisa mengabadikan momen itu mungkin setiap aku mengingatnya ada tawa yang terlintas dalam benakku. Teringat saat mereka menahan rasa sakit dengan senyuman yang tak ikhlas itu. Tak terasa sebentar lagi kita akan berpisah. Meskipun tak berpisah untuk selamanya tapi mungkin kita akan jarang bertemu. Pasti di jenjang selanjutnya kita lebih sibuk dengan urusan masing-masing. Bahkan banyak orang yang berkata tidak ada yang namanya sahabat sejati. Karena setelah kita menuju jenjang yang lebih tinggi kita akan menemukan orang lain yang memiliki nilai lebih dari orang yang sering kali kita panggil sahabat. Aku hanya berharap semoga itu tak terjadi pada kita dan kita akan buktikan bahwa sahabat sejati itu benar-benar ada dan bukan omong kosong belaka. ingat bahwa aku selalu mengingatmu.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Cerpen Segenggam Cinta Untuk Ayah Season 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *