• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi: Sepotong Elegi Tipis

Sepotong elegi tipis dari nona penikmat es teh manis
Elegi patah hati memenuhi pikirannya
Apakah elegi patah hati berarti kematian hati?
Lalu apakah hatiku sedang mati suri?
Gumamnya dalam hati

Bolehkah hati ini menangis?
Pada rasa yang teriris mulai menipis
Pada tangis yang mengaum pelan namun sadis

Memang tragis
Bahkan es teh manis jadi pahit
Melihatnya terkikis dalam kisah tipis nona es jus manis
Tolong sebentar saja dengarkan canda candunya yang pilu
Meranggas waktu hingga tak pernah bertemu

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Puisi: Sebatang Rokok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *