• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi: Sekian

Hei putar balik!
Lihat binarnya masih ada
Biasnya penuh luka
Damainya jatuh runtuh tak tersentuh
Genggamannya rusak, jarinya penat

Pergilah! Jangan putar balik
Bisik semesta pada telinganya
Baiklah putar hanya membawa luka
Katanya dalam duka

Hati dan logikanya memang tak selaras
Selalu berbenturan keras
Seperti malam dan pagi yang berdampingan namun tak bersama
Sepihak namun tak sepemikiran
Selangkah namun tak sepijakan
Huh, lelah sudah
Cukup sekian dan terima sakit

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Cerpen : Cinta, Cita dan Rasa Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *