• Sel. Sep 28th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Koleksi Benda Antik Juga Bisa Dijadikan Latar Foto Pre Wedding

ByAgus Yanto

Sep 10, 2021

Kata antik berasal dari bahasa latin “Antiquus” yang berarti “Tua”. Dengan kata lain barang yang usia pembuatannya sudah melewati angka 50 tahunan atau setengah abad.

Harus diakui, mengoleksi (dari hasil beli) atau mengurusi barang- barang antik peninggalan keluarga memang memiliki sensasi tersendiri yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Seringkali kita menjumpai sebuah keluarga memajang barang-barang kuno di ruangan tertentu untuk suatu tujuan. Mendekorasikan barang-barang langka tersebut sedemikian rupa dengan susunan rapi.

Misalnya alat pemutar piringan hitam jaman dahulu (gramophone), jam dinding, lampu penerang (patromak) dan juga mata uang kuno, guci antik, serta lukisan hasil goresan pelukis terkenal.

Selain sedap dipandang mata (adanya rasa kekaguman), benda-benda tua tersebut juga diyakini dapat menghilangkan rasa penat setelah seharian beraktivitas di luar rumah.

Namun, selain bisa menghilangkan rasa penat, dari koleksi benda benda antik tersebut, kita bisa mendapat keuntungan lain.

Bukan hanya sebagai barang investasi yang bisa diperjualbelikan dengan harga mahal, namun barang kuno itu juga dapat mendatangkan rejeki yang lumayan meskipun hanya dipajang.

Sederet koleksi barang langka tersebut bisa kita jadikan sebagai latar belakang bagi mereka yang ingin membuat foto pre wedding.

Dengan menempatkannya di sebuah tempat yang agak besar dan sedikit polesan desain ruangan, maka jadilah sebuah venue foto pre wedding.

Usahakan barang-barang langka tersebut dijaga dari sentuhan keras yang bisa merusak struktur bentuknya.

Sebaiknya barang kuno yang menjadi latar belakang foto pre wedding tersebut ukurannya agak besar.

Jangan memikirkan alat-alat foto jika kita tidak memiliki keahlian. Cukup bekerjasama dengan sebuah studio foto saja.

Kini jadilah Anda pemilik studio foto pre wedding. Selanjutnya, yang diperlukan adalah promosi melalui medsos agar masyarakat tahu keberadaan usaha kita. (Gusto)

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Mitos dan Misteri Gunung Salak yang Terkenal Angker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *