• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Sastra: Suara Alam

ByBudi Prathama

Sep 9, 2021 ,

Pagi yang indah berliput lara.
Suara burung-burung nampak bergembira dan meredakan rasa.
Cahaya matahari menyejukkan pagi itu, bahkan merasuki alam pikiranku.
Gunung-gunung pun nampak serius menghayati kehidupan.

Aku merasa tenang dan hilang beban pikiran.
Menghayati kekayaan tanahku Indonesia.
Namun, mengapa di negeri ini ada manusia menangis dan lapar?
Bahkan mereka terjepit dan tak mampu bergerak bebas.

Aku malah berpikir kepada alam.
Kenapa masih ada manusia yang tak merasakan kekayaanmu?
Sampat saat ini aku masih belum menemukan jawaban tepat.

Aku ingin mendengar suara alam yang berbicara.
Memberi jawaban sebenarnya tentang orang-orang munafik.
Karena suara alamku akan berlaku adil dan sejati.
Hingga akhirnya ia bercerita dengan sejujur-jujurnya.

Tabanh Nipa, 30 September 2021

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Selimut Hidup: Duit Banyak tapi Sering Meratap dan Menangis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *