• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Pakai Burung Hantu, Ini Cara Unik Distan Karawang Bantu Petani Basmi Tikus di Sawah

ByDjuan Revi

Sep 9, 2021 ,

Merdeka.com – Dua tahun belakangan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memanfaatkan burung hantu untuk mengusir tikus di area sawah para petani.

Pihaknya mengklaim, tindakan tersebut berhasil. Hasilnya, kualitas padi masyarakat membaik usai hama hewan pengerat menghilang.

Melansir Antara, Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi di Karawang, Rabu (8/9) kemarin, mengatakan jika pihaknya mengeluarkan anggaran APBD Karawang sebesar Rp119 juta untuk pemanfaatan burung hantu di area sawah Karawang.

Hanafi mengatakan, pemanfaatan burung hantu dilakukan dengan mendirikan rumah burung hantu di beberapa area persawahan. Salah satu tempat yang dianggap berhasil adalah Kecamatan Majalaya, Karawang.

Pihaknya menyarankan agar petani yang sawahnya diserang hama tikus, bisa membuat penangkaran burung hantu.

“Jadi sekarang ini, adanya penangkaran burung hantu di areal sawah terbilang cukup berhasil mengatasi hama tikus,” katanya.

Upaya mengatasi serangan hama tikus digulirkan di Karawang setelah upaya yang sama berhasil diterapkan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Dari Rp119 juta tersebut, digunakan untuk pembuatan rumah burung hantu, pembelian burung hantu serta kandang untuk penangkaran.

Diketahui terdapat 20 rumah burung hantu yang dibuat, dan satu kandang untuk penangkaran. Selain itu, dari anggaran tersebut pihaknya membeli 10 ekor burung hantu dengan harga Rp500 ribu per ekornya.

“Di Demak, satu burung hantu bisa memangsa lima hingga sembilan ekor tikus,” katanya.

Djuan Revi (199)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Lahan Pertanian di Bawah Tanah, Seperti Apa?

Djuan Revi

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *