• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Sastra: Kuasa Tuhan

ByBudi Prathama

Sep 8, 2021 ,

Gunung-gunung yang tinggi indah dan memukau.
Kekayaan alam semesta tak ada bandingnya. Lautan yang luas telah menyimpan banyak kekayaan.
Perut bumi yang terus digali dan dikuras demi kepuasan para manusia semata.

Mungkin mereka tak lagi sadar atau hilang ingatan.
Bahwa di dunia ini tak ada yang abadi.
Dunia dan alam beserta isi-isinya akan hancur lebur. Semuanya akan kembali kepada Sang Pencipta. Dialah Yang Kuasa, Tuhan Semesta Alam.

Guncangan kemanusiaan sebagai tanda amarah Tuhan.
Bencana alam yang datang setiap saat.
Hingga dapat menelan ribuan korban jiwa.
Tak ada yang dapat lari jika Yang Berkuasa berkehendak.

Para manusia mesti sadar.
Ada banyak tanda-tanda kemurkaan Tuhan yang diperlihatkan di wajah kita sebagai manusia.
Namun, kenapa masih banyak manusia yang tak sadarkan diri?
Hingga mereka ada yang menyombongkan diri, seakan tak ada tanggungjawab di pundaknya sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

Sungguh perlakun-perlakuan manusia makin mendekatkan pada kehancuran.
Manusia yang merasa makin pintar dengan perkembangan tekhnologi.
Seakan tak ada lagi kata tunduk dan taat.
Perlakuan dan perilaku yang sudah keluar dari koridornya sebagai manusia.

Kelaparan di negeri kaya ini dibiarkan marak tertawa terbahak-bahak.
Kemiskinan yang tak ada habis-habisnya merasa bodoh amat untuk diselesaikan.
Para wakil rakyat kini tertidur di atas singga sana kekuasaanya.

Mereka tak pernah sadar akan kemurkaan Tuhan.
Mereka selalu menganggap bahwa dosa dapat ditebus hanya sekedar minta maaf.
Mereka terlalu menganggap dunia dan perlakuan manusia amatlah gampang.
Seakan bahwa kekuasaan di tangannya mampu menyelesaikan semua.
Namun, semuanya akan hancur jika kuasa Tuhan membludak.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Ayahku Kini Sudah Tua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *