• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Mulai Rapuh

ByBudi Prathama

Sep 8, 2021

Sore hari aku berjalan di persawahan.
Aku berjalan dengan lamban dan menengok ke sudut-sudut sawah masyarakat.
Di tengah jalan mata dan kakiku mulai tersendat.
Telah aku saksikan rumah tua yang berdiri sendiri.

Aku coba mendekat dan memperhatikannya secara seksama.
Rumah tua sudah lama tak berpenghuni.
Rumah tua agak keropos dan mulai rapuh.
Rumah tak diperhatikan lagi.

Dinding-dindingnya sebagian berjatuhan.
Atapnya jua banyak yang berlubang.
Hingga tiang-tiangnya pun mulai merongga yang tak lama akan rapuh.
Sungguh kasian rumah tua yang ditinggalkan tanpa diperhatikan lagi.

Aku berpikir positif saja.
Rumah itu rapuh karena sudah sampai batas umurnya.
Bahwa yang tegar juga dapat rapuh jika tak dirawat. Begitulah jalan pikiranku saat aku menyaksikan rumah tua yang mulai rapuh.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Memutuskan diri untuk Tidak Lari. Meskipun itu Sakit, Aku Yakin Aku Pasti Bisa Lebih Kuat dari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *