• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Feminisme Sosialis

Gerakan feminisme sosialis merupakan sintetis antara feminisme marxis dan feminisme Radikal.

Asumsi mereka adalah hidup dalam masyarakat kapitalis bukan satu-satunya penyebab utama keterbelakangan wanita.

Karena dalam kenyataan wanita yang telah bekerja pun mengalami kungkungan sistem Patriarki.

Feminisme Sosialis mengkritik asumsi umum bahwa ada hubungan antara emansipasi wanita dalam produksi dengan kenaikan status wanita.

Emansipiasi wanita dalam produksi Memang perlu, tetapi ternyata hal itu tidak selalu kemudian manaikkan status mereka.

Karena dalam kenyataan dan dalam lapangan produksi, wanita malah dijadikan sebagai budak, bukan sebagai mitra.

Gerakan feminisme sosialis mengharapkan munculnya kesadaran wanita tentang posisi mereka dengan menonjolkan isu-isu bagaimana wanita diperlakukan tidak manusiawi dan dikurung dalam sangkar emas sampai pada isu mengapa wanita yang harus membuat kopi untuk suaminya dan lain sebagainya.

Diharapkan dengan munculnya kesadaran ini, maka akan membuat emosi wanita bangkit dan kemudian mampu mengadakan konflik langsung dengan laki-laki secara berkelompok.

Semakin tinggi tingkat Konflik antara kelas wanita dan kelas laki-laki, di harapkan akan mampu meruntuhkan sistem patriarki.

Pada prinsipnya, semua feminis itu mempersoalkan kembali kedominan laki-laki dalam peran-peran publik.

Padahal di sisi lain wanita harus berkutat dalam sektor domestik. Untuk itulah kemudian mereka melakukan gerakan feminisme.

Paskalis (34)

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Mari Wujudkan P3 (Pemuda, Pahlawan, Penangkal) Virus Hoax

Paskalis

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *