November 30, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Dampak Lingkungan Kotor dan Polusi Sampah

Pencemaran tanah ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah industri dan limbah pertanian. Sampah merupakan bahan pencemar utama dalam limbah rumah tangga. Dapat kita lihat sampah berserakan dimana-mana. Ini akan berdampak pada hujam asam yang terjadi akibat aktivitas industri yang menyebabkan mineral berbahaya terlepas dari ikatannya dan kondisi Ph tanah menjadi rendah. Penggunaan pupuk kimia yang tidak terkendali menyebabkan tanah akan kehilangan zat haranya sehingga produktivitas lahan pertanian daerah tersebut nantinya akan menurun. Ditambah dengan masuknya pestisida ke dalam tanah akan berdampak ke berbagai mahkluk hidup lewat rantai makanan. Lewat artikel ini saya ingin berbagi solusi yang mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi masalah sampah di daerah tempat tinggal: UNTUK INDIVIDU : 1. Bangkitkan Kesadaran dan Kepedulian Kita Tentang Lingkungan Karakter “masa bodo” dan “sok praktis” sudah mendarah daging pada diri masyarakat Indonesia. Pemerintah juga sudah pasti kehabisan akal bagaimana cara efektif untuk membuka hati masyarakat. Berbagai sosialisasi, program penyuluhan, himbauan sampai denda sekalipun ternyata berbuah nol. Sekarang waktunya kita sendiri untuk sedikit merenungkan hal ini. Berhentilah menyalahkan pemerintah atau Pemda setempat mengenai masalah ini. Karena prilaku tidak bersih ini memang berawal dari masyarakat. 2. Mulailah dari Rumah Mulailah kebiasaan membuang sampah pada tempatnya di rumah. Sediakan tempat sampah di setiap ruangan rumah. Ada baiknya dipisahkan antara sampah plastik dan non plastik, agar lebih mudah dikelompokan di tempat pembuangan akhir nanti. Jangan melempar kantong plastik berisi sampah ke sungai.

Djuan Revi (352)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Pisang Ijo Makassar Itu Berasal dari Jawa