• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Tiga Hikmah di Balik Pandemi Covid-19

ByMasSam

Sep 4, 2021

Satu setengah tahun lebih masyarakat terpaksa rebahan di rumah. Gegara pandemi covid-19 semua aktivitas harus dilakukan dari rumah.
Kerja dari Rumah (Work from Home) bagi para pekerja dan pegawai kantoran. Bahkan para pelajar dan mahasiswa pun harus belajar dari rumah.
Tempat-tempat wisata yang biasanya ramai mendadak sepi pengunjung. Mal-mal pun lengang. Kendaraan di jalanan tidak lagi mengalami kemacetan parah.
Jenuh? Pasti. Kalau libur seharu dua hari atau sampai seminggu. Dijamin menyenangkan. Dapat lepas dari rutinitas sehari-hari. Setahun lebih di rumah saja? Stres iya!
Akan tetapi semua berpulang kepada kita. Bagaimana menyikapi keadaan akibat pandemi covid-19. Bagi yang selalu berpikiran positif. Ibarat pepatah, pandemi itu malahan seperti sengsara membawa nikmat.

Hikmah di Balik Peristiwa
Tidak bisa dipungkiri. Memang pandemi covid-19 secara umum membuat kehidupan masyarakat berubah total. Seratus delapan puluh derajad. Dari situasi normal ke upnormal.
Akan tetapi kalau kita dapat menyikapinya dengan bijak. Sebenarnya ada hikmah yang bisa kita ambil. Berapa ratus pengusaha yang yang terlahir gara-gara pandemi. Atau berapa ribu youtuber yang muncul setelah datangnya pandemi. Itu sekedar contoh saja.
Jika kita melihatnya dengan mata hati. Sesungguhnya dengan adanya pandemi covid-19 Tuhan sedang mengajarkan kepada manusia. Apa saja?
Pertama, hidup sehat. Dari yang terkecil membiasakan cuci tangan sampai berjemur untuk mendapatkan asupan vitamin D yang gratis. Sampai makan makanan sehat dan olahraga untuk menjaga imunitas tubuh.
Selama ini kita abai. Cuci tangan hanya ketika habis makan. Padahal ternyata virus dan bakteri bertebaran di mana-mana.
Kedua, dekat anggota keluarga. Bukan rahasia lagi kalau kita selama ini lebih disibukkan oleh urusan pekerjaan. Sampai melupakan berbincang akrab dengan anggota keluarga.
Berangkat kerja pagi buta. Pulang larut malam. Berangkat ketika anak-anak masih lelap tidur. Kembali pada saat buah hati sudah tidur pulas.
Pandemi secara halus membimbing kita. Kembali saling rangkul antar anggota keluarga. Bukankah hati yang bahagia menjadi modal utama imun tubuh?
Ketiga, terus belajar. Pola hidup selama pandemi berubah total. Dari sebelumnya tatap muka diharuskan menjadi tatap layar. Secara daring (online). Rapat dengan Zoom Meeting atau mengajar melalui Google Class Room.
Pandemi mengajarkan bahwasanya manusia harus senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selama ini sebagian dari kita menganggap kemajuan ilpeng dan IT hanya untuk kaum muda saja. Orang-orang tua sudah nyaman dengan cara kerja lamanya. Anteng pada zona nyaman.
Begitulah sekedar refleksi pagi hari. Sudah saatnya kita harus berdamai dengan pandemi covid-19.
Semoga!

BACA JUGA :   PENGERTIAN NARKOBA DAN BAHAYA NARKOBA BAGI KESEHATAN

Mas Sam

MasSam (38)

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *