• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Peta Ideologi Feminisme

FEMINISME.Arti atau definisi feminisme dalam kenyataan ternyata berubah-ubah sesuai dengan perbedaan realitas sosial-kultural yang melatar belakangi lahirnya faham ini.

Gerakan ini juga di pengaruhi perbedaan, persepsi dan tindakan yang dilakukan para feminis itu sendiri.

Sehingga Feminisme diungkapkan secara berbeda-beda di berbagai dunia, bahkan dalam suatu negara.

Perbedaan pengungkapan itu bisa berbeda-beda, karena di sampaikan dari perempuan yang berlainan tingkat pendidikan, kesadaran dan sebagainya.

Menurut Kamla Bhasin dan Nighat Said Khan, dua orang feminis dari Asia Selatan, feminis didefinisikan sebagai “suatu kesadaran akan penindasan dan pemerasan terhadap perempuan dalam masyarakat, di tempat kerja dan keluarga, serta tindakan sadar dari lelaki terhadap perempuan untuk mengubah keadaan tersebut”.

Menurut Drs. Yunuha Ilyas. Lc. MA., definisi dari feminisme adalah ” kesadaran akan ketidakadilan gender yang menimpah kaum perempuan baik dalam keluarga maupun masyarakat serta tindakan sadar dari perempuan maupun lelaki untuk mengubah keadaan tersebut”.

Sebenarnya, hampir semua feminisme sebenarnya mempunyai pemahaman yang sama tentang adanya ketidakadilan gender terhadap wanita baik di dalam keluarga maupun di masyarakat.

Akan tetapi di antara mereka sendiri masih terjadi perbedaan pendapat dalam menganalisa sebab-sebab terjadinya ketidakadilan tersebut. Dan juga perbedaan pendapat tentang bentuk dan target yang hendak dicapai dari perjuangan mereka.

Perbedaan perspektif tersebut melahirkan aliran aliran dalam Feminisme. Antara lain Feminisme Liberalis, Feminisme Marxis, Feminisme Radikal, Feminisme Sosialis, feminisme Muslim dan lainnya.

Sedangkan anda, apakah termasuk dalam satu gerakan feminisme diatas?

Pada intinya, lahirnya berbagai aliran feminisme untuk menjawab masalah yang mendalam dari kaum perempuan.

Pelecehan seksual, pemerkosaan, perbudakan, baik sistemik atau bukan sistemik hingga penindasan terhadap kaum perempuan.

BACA JUGA :   Siapakah Sosok Perempuan di Balik Bung Karno?

Apalagi melihat pertentangan antara laki-laki dan perempuan sejak kehadiran di muka bumi ini.

Dari pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan sampai siapa yang harus merawat anak.

Melalui penindasan yang di kemas secara halus lewat konstruksi kultural dan sosial, perempuan hari ini terlihat tidak sadar akan posisi mereka di dalam masyarakat.

Paskalis (29)

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Bagikan Yok!

Paskalis

Bergandengan Tangan Ceria Bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *