• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Dukun Palsu Cabuli Gadis 19 Kali Hingga Hamil

Jajaran Satreskrim Polres Tegal berhasil mengamankan seorang pria berinisial DJ (66) warga Desa Brekat Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. Pria yang mengaku sebagai dukun itu ditangkap atas dugaan pencabulan terhadap korbannya.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at mengatakan kepada korban, DJ mengaku mampu mengobati penyakit lambung dan liver yang harus dikeluarkan disembuhkan. Namun, dapat menghilangkan penyakit tersebut, korban harus menjalani ritual tertentu.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mengelabui korban dengan mengatakan mampu menyembuhkan penyakit korban dengan syarat harus dilakukan dengan cara korbannya harus mau diajak berhubungan intim layaknya suami istri,”kata Kapolres.

Menurut Kapolres, pelaku mencabuli korban kurang lebih sudah 19 kali dalam kurun waktu satu setengah tahun ini. Akibat perbuatan tersangka tersebut, saat ini korban hamil 5 bulan.

“Karena perbuatan tersebut korban melaporkan kepada sat reskrim Polres Tegal yang ditangani unit PPA,”tambah kapolres.

Diketahui tersangka melakukan aksi tak pantasnya sejak 2020 di rumah kontrakan milik tersangka tepatnya di Dukuh Karangcegak Desa Karangjati Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

Selanjutnya tersangka berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Tegal pada Senin(30/9/21) sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah kontrakan tersangka. “Tersangka kita tangkap tanpa perlawanan di rumah korban,” jelas AKBP Arie Prasetya Syafa’at

Karena perbuatannya, kini tersangka dijerat dengan Pasal 82 (2) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 Miliar Rupiah.

Arya (8)

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Kapolres Lhokseumawe Ziarah Ke Makam Habib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *